International Updates

Al-Aqsa Ditutup karena Corona, Putin Klaim Penyebaran Corona Terkendali

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 20:11 WIB
Masjid Al Aqsa di Yerusalem
Ilustrasi -- Kompleks Masjid Al-Aqsa (dok. detikcom/Erwin Dariyanto)
Jakarta -

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem ditutup sepenuhnya sebagai imbas pandemi virus Corona. Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim penyebaran virus Corona di negaranya terkendali.

Penutupan Masjid Al-Aqsa dilakukan setelah otoritas Gaza untuk pertama kalinya melaporkan dua kasus virus Corona di wilayah tersebut, pada Minggu (22/3) waktu setempat. Sejauh ini, Otoritas Palestina mengonfirmasi 57 orang positif virus Corona di wilayah Tepi Barat.

Awal pekan ini, Putin menyatakan bahwa Rusia mampu menghentikan penyebaran virus Corona dan menyebut situasinya terkendali. Hal ini disampaikan dalam rapat kabinet.

Diklaim oleh pejabat Rusia bahwa negara itu memiliki rekam jejak kuat dalam pemeriksaan virus Corona secara luas. Rusia juga disebut telah mengambil serangkaian langkah agresif sejak awal, yang disinyalir berkontribusi dalam mencegah penyebaran wabah ini.

Berikut berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom hari ini:

- Kompleks Masjid Al-Aqsa Ditutup untuk Umum karena Virus Corona

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan sepenuhnya ditutup untuk umum mulai Senin (23/3) waktu setempat, di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19. Dengan penutupan ini maka jemaah untuk sementara waktu sama sekali tidak bisa mengunjungi kompleks suci ini.

Seperti dilansir AFP, Senin (23/3/2020), penutupan sementara ini diumumkan oleh otoritas Wakaf Islam Yerusalem yang mengelola situs-situs suci umat muslim di Yerusalem pada Minggu (22/3) waktu setempat. Langkah yang tergolong langka ini dimaksudkan untuk memerangi penyebaran virus Corona.

Menurut pernyataan terbaru dari Wakaf Islam Yerusalem pada Minggu (22/3) waktu setempat, para jemaah tidak akan bisa berkunjung ke kompleks Masjid Al-Aqsa untuk sementara waktu. "Menanggapi rekomendasi keagamaan dan medis," demikian pernyataan pihak Wakaf.

Ditegaskan Wakaf Islam Yerusalem dalam pernyataannya bahwa untuk sementara, hanya para pegawai masjid yang bisa salat di halaman Masjid Al-Aqsa.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3