Round-Up

Cara Santuy Warga Belanda Antre Beli Ganja di Tengah Wabah Corona

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 05:32 WIB
Belanda turut memberlakukan kebijakan lockdown guna cegah penyebaran Corona. Warga pun antre beli ganja agar tetap bisa rileks selama masa isolasi virus Corona.
Warga Belanda antre beli ganja jelang lockdown akibat Corona (Foto: AP Photo/Peter Dejong)
Amsterdam -

Pemerintah Belanda menginstruksikan penutupan toko demi menghindari penyebaran wabah virus Corona (COVID-19). Belanda merupakan salah satu negara di benua Eropa yang melegalkan pemakaian ganja.

Lantas apa yang dilakukan sejumlah warga Belanda dengan instruksi dari pemerintah yang menutup toko? Sejumlah warga Belanda dengan santai alias 'santuy' antre membeli ganja di kedai kopi untuk menjaga ketersediaan ganja di rumahnya.

Di tengah masyarakat yang panik terhadap penyebaran virus Corona dan lockdown, sejumlah warga di Belanda mengantre membeli ganja. Mereka ingin tetap bisa rileks selama masa isolasi virus Corona.

Pemandangan tersebut terjadi di salah satu kedai di Belanda. Dilansir France24, Selasa (17/3/2020), para penghisap ganja ingin tetap tenang dan rela antre untuk membeli ganja pada Minggu. Banyak pelanggan ganja itu berbaris sebelum toko tutup. Mereka ingin menyimpan stok ganja selama lockdown berlangsung.

Sebuah kedai kopi terkenal di Amsterdam, telah menjadi salah satu potret yang terkenal di Belanda selain klub seks di distrik red light (lampu merah). Mereka diperintahkan untuk tutup pada pukul 18.00 waktu setempat bersama dengan semua bar dan restoran.

"Untuk mungkin selama 2 bulan ke depan, kita tidak bisa mendapatkan ganja. Jadi sepertinya akan baik bila kita menyimpan beberapa stok di rumah," ujar Jonathan, salah satu pembeli ganja di Point Coffee Shop, di Hague.

Antrean kemudian bertambah terus setelah Menteri Kesehatan dan Pendidikan Belanda dalam konferensi pers mengumumkan penutupan banyak bisnis, bersama dengan semua sekolah di Belanda.

Panic buying juga terjadi di sejumlah kedai kopi lain di Amsterdam dan Utrecht.

Ganja secara teknis memang legal di Belanda. Antrean untuk membeli ganja terjadi meski Menteri Kesehatan Bruno Bruins memerintahkan untuk tidak menimbun barang tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah negara di Eropa sudah mengambil tindakan untuk memerangi virus Corona. Lockdown pun menjadi salah satu pilihan para pimpinan negara untuk memutus rantai virus ini di negara mereka.

Pemain Juventus Blaise Matuidi Positif Corona!:

Selanjutnya
Halaman
1 2