Konfirmasi 514 Kasus Corona, Denmark Liburkan Semua Sekolah dan Universitas

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 13:23 WIB
A tent serves as a drive-thru coronavirus testing facility at Aarhus University Hospital in Aarhus, Denmark, Monday March 9, 2020.  Locals are able to drive though the tented corridor, and met by a hospital worker who performs the COVID-19 test without the driver leaving their car. (Ernst van Norde/Ritzau via AP)
Fasilitas pemeriksaan virus corona via drive-thru di salah satu rumah sakit di Denmark (Ernst van Norde/Ritzau via AP)
Copenhagen -

Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen, mengumumkan langkah tegas untuk meliburkan seluruh Taman Kanak-kanak (TK), sekolah dan universitas di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memperlambat penyebaran virus Corona.

Seperti dilansir Reuters dan media lokal Denmark, Thelocal.dk, Kamis (12/3/2020), PM Frederiksen mengumumkan langkah tegas itu setelah terjadi lonjakan kasus baru virus Corona sebanyak 10 kali lipat pada Rabu (11/3) malam waktu setempat. Sejauh ini, terkonfirmasi sudah 514 orang yang positif virus Corona di wilayah Denmark.

Langkah meliburkan seluruh TK, sekolah dan universitas di Denmark ini akan diberlakukan selama dua minggu. Disebutkan PM Frederiksen bahwa seluruh siswa TK, sekolah dan universitas di Denmark akan dipulangkan mulai Jumat (13/3) besok. Seluruh tempat penitipan anak juga akan ditutup mulai Senin (16/3) mendatang.

Diumumkan juga oleh PM Frederiksen bahwa seluruh pegawai sektor publik yang tidak menjalankan fungsi-fungsi penting, juga akan 'dirumahkan' sementara dalam prosedur cuti dengan gaji. Tidak disebut jumlah pegawai yang terdampak langkah ini.

"Ini akan memiliki konsekuensi besar, tapi alternatifnya jauh lebih buru," ucap PM Frederiksen dalam konferensi pers pada Rabu (11/3) malam, seperti dikutip surat kabar lokal, Ekstra Bladet.

"Di bawah situasi normal, pemerintah tidak akan mengambil langkah-langkah sejauh ini tanpa memiliki solusi yang disiapkan untuk banyak warga Denmark yang khawatir, tapi kita ada dalam situasi luar biasa," tegasnya.

Simak Juga Video "Virus Corona Mulai 'Gerogoti' Manufaktur Indonesia"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2