Inggris Tetapkan Wabah Virus Corona sebagai Ancaman Serius

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 17:30 WIB
Passengers arrive at Heathrow Airport in London after the last British Airways flight from China touched down in the UK following an announcement that the airline was suspending all flights to and from mainland China with immediate effect amid the escalating coronavirus crisis, Wednesday Jan. 29, 2020. Many governments have warned against unnecessary travel to China, as efforts to contain a new and deadly coronavirus virus intensify. (Steve Parsons/PA via AP)
Peringatan soal virus corona dari Wuhan terpasang di Bandara Heathrow, London (Steve Parsons/PA via AP)
London -

Pemerintah Inggris menetapkan virus corona baru yang berawal dari China sebagai 'ancaman serius dan segera bagi kesehatan publik'. Inggris juga mengumumkan langkah-langkah baru untuk memerangi penyebaran virus ini, termasuk mengkarantina paksa siapa saja yang terinfeksi.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Senin (10/2/2020), Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Inggris dalam pernyataannya menegaskan bahwa orang-orang dengan virus corona sekarang bisa dikarantina secara paksa dan tidak akan dibebaskan untuk bepergian.

Dua rumah sakit di Inggris, yakni Arrowe Park Hospital dan Kents Hill Park, ditetapkan sebagai fasilitas isolasi untuk pasien positif virus corona.

"Insiden atau penularan novel coronavirus merupakan sebuah ancaman serius dan segera terhadap kesehatan publik, dan langkah-langkah yang diuraikan dalam peraturan ini dianggap sebagai cara efektif untuk menunda atau mencegah penularan virus lebih lanjut," demikian pernyataan Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Inggris.

Otoritas Inggris juga menetapkan kota Wuhan dan Provinsi Hubei, yang menjadi asal virus corona, sebagai 'area yang terinfeksi'.

Disebutkan juga bahwa perubahan ini dirancang untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para petugas medis yang melakukan kontak dengan para pasien yang terinfeksi virus corona. Perubahan terjadi setelah seorang pria Inggris terinfeksi virus corona usai menghadiri konferensi bisnis di Singapura pada Januari lalu. Satu kasus ini diduga masih terkait dengan sedikitnya tujuh kasus virus corona lainnya di kawasan Eropa.

Tonton juga Warga Panik Level Waspada Virus Corona di Singapura Naik :

Selanjutnya
Halaman
1 2