Kanada: Dunia Tak Akan Diam Hingga Dapat Jawaban Tragedi Pesawat Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 13:09 WIB
Puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh rudal Iran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
London - Otoritas Kanada menegaskan dunia tak akan diam hingga mendapat jawaban bagi insiden salah tembak pesawat maskapai Ukraina oleh Iran yang menewaskan 176 orang. Kanada bersumpah akan terus mendorong Iran untuk mendapatkan kejelasan terkait tragedi itu.

Diketahui bahwa para korban tewas dalam insiden tragis yang terjadi 8 Januari itu berasal dari tujuh negara, yakni Iran, Kanada, Swedia, Afghanistan, Ukraina, Inggris dan Jerman. Para Menteri Luar Negeri (Menlu) dari lima negara di antaranya menggelar pertemuan di Inggris, pada Kamis (16/1) untuk membahas lebih lanjut tragedi ini.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/1/2020), Menteri Luar Negeri Kanada, Francois-Philippe Champagne, dalam pernyataannya menegaskan bahwa negara-negara itu menginginkan jawaban yang jelas untuk tragedi tersebut.

"Di balik tragedi mengerikan seperti ini, ada banyak pertanyaan. Keluarga-keluarga (korban) menginginkan jawaban, komunitas internasional menginginkan jawaban, dunia menunggu jawabannya dan kami tidak akan diam hingga kami mendapatkan jawaban," tegas Champagne.


Pernyataan ini disampaikan Champagne setelah mengikuti pembicaraan dengan para Menlu dari negara-negara yang warganya menjadi korban insiden tersebut.

Pesawat maskapai Ukraine International Airlines itu ditembak jatuh dua rudal Iran sesaat usai lepas landas dari Teheran pada 8 Januari lalu. Militer Iran telah mengakui tidak sengaja menembak pesawat jenis Boeing 737-800 itu.

Insiden ini terjadi beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap dua markas pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak, sebagai balasan atas serangan drone militer AS yang menewaskan Komandan Pasukan Quds Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, pada 3 Januari lalu.
Selanjutnya
Halaman
1 2