Pemberontak Houthi Membajak Sebuah Kapal di Laut Merah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 13:03 WIB
Ilustrasi -- Pemberontak Houthi di Yaman (Al Masirah/Houthi Military Media Center/Reuters TV via REUTERS)
Ilustrasi -- Pemberontak Houthi di Yaman (Al Masirah/Houthi Military Media Center/Reuters TV via REUTERS)
Sanaa - Pemberontak Houthi di Yaman dilaporkan membajak sebuah kapal yang menarik sebuah drilling rig milik Korea Selatan (Korsel) di perairan Laut Merah. Kelompok pelacak kapal global menyebut kapal yang dibajak itu berbendera Arab Saudi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/11/2019), insiden pembajakan oleh Houthi yang terjadi pada Minggu (17/11) waktu setempat itu dikonfirmasi oleh koalisi militer pimpinan Saudi dalam pernyataan pada Senin (18/11) waktu setempat.

"Pada Minggu (17/11) waktu setempat, saat kapal penarik (tugboat) Rabigh-3 berlayar di Laut Merah bagian selatan, kapal itu dibajak dan mengalami perampokan bersenjata oleh elemen teroris yang berafiliasi dengan milisi Houthi," sebut juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki.


"Kapal itu menarik sebuah (marine) rig milik sebuah perusahaan Korea Selatan," imbuh al-Maliki dalam pernyataan via Saudi Press Agency (SPA).

Tidak disebutkan lebih lanjut dalam pernyataan tersebut soal asal atau pemilik kapal yang dibajak dan berapa banyak awak kapal di dalamnya.

Secara terpisah, Perdana Menteri (PM) Yaman, Abdulmalik Saeed, menuturkan via Twitter bahwa 'sebuah kapal Korea dan kapal yang mendampinginya' telah dibajak para pemberontak. Saeed mengecam pembajakan itu sebagai 'eskalasi berbahaya'.
Selanjutnya
Halaman
1 2