Keji! Pria Colorado Pukul Tunangan Sampai Tewas Lalu Bakar Jasadnya

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 20 Feb 2019 15:20 WIB
Patrick Frazee (Teller Country Sheriff's Office via Channel News Asia)
Colorado - Seorang pria di Colorado, Amerika Serikat (AS) diadili karena memukuli tunangannya hingga tewas dengan tongkat bisbol. Pria ini juga membakar jenazah tunangannya yang memiliki anak berusia satu tahun.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (20/2/2019), oleh otoritas setempat, pria bernama Patrick Frazee (32) ini dijerat dakwaan pembunuhan first-degree -- kategori pembunuhan paling serius di AS, menghasut orang lain untuk melakukan pembunuhan dan merusak jenazah.

Tindak pembunuhan keji itu dilakukan Frazee terhadap tunangannya yang bernama Kelsey Berreth (29) pada November 2018. Frazee telah ditahan tanpa penetapan uang jaminan sejak Desember 2018.

Motif pembunuhan tidak disebut lebih lanjut oleh otoritas setempat. Namun pihak keluarga korban menyebut pembunuhan itu dipicu oleh pertengkaran soal perebutan hak asuh anak antara korban dan pelaku.


Dalam sidang pendahuluan yang digelar Selasa (19/2) waktu setempat, hakim distrik Teller County, Scott Sells, memutuskan ada cukup bukti untuk melanjutkan proses peradilan terhadap Frazee dan menetapkan tanggal 8 April mendatang sebagai tanggal bagi terdakwa mengajukan pembelaan.

Pengacara yang mewakili Frazee menolak untuk mengomentari kasus kliennya di luar pengadilan.

Secara terpisah, seorang agen dari Biro Investigasi Colorado (CBI), Gregg Slater, dalam keterangan di persidangan mengungkapkan bahwa Frazee menutup mata korban dan memukulinya hingga tewas. Frazee memukuli korban di bagian kepala dengan tongkat bisbol.

Selanjutnya, sebut Slater, Frazee membakar jenazah korban bersama barang-barang pribadinya dan membuangnya jenazah itu ke lokasi yang belum diketahui.


Detail soal kejahatan Frazee diungkapkan seorang wanita asal Idaho bernama Krystal Kenney (32) yang diketahui menjalin hubungan asmara dengan Frazee. Kepada para penyidik, Kenney mengakui dirinya pernah dibujuk oleh Frazee untuk membunuh korban.

Kenney telah mengaku bersalah atas dakwaan turut serta dalam tindak kriminal dan sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan, dia menyatakan bersedia bekerja sama dengan jaksa setempat. Para penyidik menemukan keterlibatan Kenney setelah melacak jejak telepon genggam milik Frazee. Sinyal dari telepon genggam milik korban juga terdeteksi ada di dekat rumah Kenney di Idaho.

Korban terakhir kali terlihat di depan publik pada 22 November 2018, saat salah satu CCTV merekam aktivitasnya saat masuk ke sebuah swalayan bersama putrinya yang berusia 1 tahun, Kaylee, di area Woodland Park, Colorado.

(nvc/dhn)