DetikNews
Selasa 13 November 2018, 11:42 WIB

Ada Ancaman, Belanda Tarik Sejumlah Staf Kedutaan di Pakistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ada Ancaman, Belanda Tarik Sejumlah Staf Kedutaan di Pakistan Geert Wilders (Foto: Reuters/Alessandro Garofalo)
Islamabad - Pemerintah Belanda telah menarik pulang sejumlah staf kedutaannya dari Pakistan dikarenakan adanya ancaman-ancaman. Ancaman tersebut kabarnya dilontarkan oleh orang-orang yang marah atas postingan anti-Islam oleh politisi kontroversial Belanda, Geert Wilders di Twitter.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda Stef Blok mengatakan, meski Kedutaan Besar Belanda di Islamabad tetap buka dan layanan visa masih dilakukan, namun sejumlah orang telah dipulangkan ke Belanda.



"Sayangnya warga Belanda sedang diancam, para diplomat Belanda," ujar Blok pada program berita di siaran publik Radio 1 channel seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/11/2018).

"Itu (ancaman) sudah cukup serius sehingga langkah tersebut (pemulangan) diambil," tutur Blok seraya menambahkan bahwa dirinya telah berbicara dengan Menlu Pakistan, Shah Mehmood Qureshi mengenai masalah ini.

Blok tidak menyebutkan berapa banyak staf Kedutaan yang dipulangkan ke Belanda.




Pekan lalu, pemerintah Belanda menyatakan bahwa Duta Besarnya Ardi Stoios-Braken mendapat ancaman-ancaman di Pakistan, tampaknya terkait postingan anti-Islam oleh Geert Wilders di Twitter.

Sebelumnya pada Agustus lalu, Wilders membatalkan rencananya untuk menggelar kompetisi kartun Nabi Muhammad yang memicu kemarahan di Pakistan. Namun dia memposting sejumlah sejumlah kartun tersebut di media sosial.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed