DetikNews
Jumat 17 Agustus 2018, 09:52 WIB

9 Pesawat Penumpang di Amerika Selatan Diancam Bom dalam Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
9 Pesawat Penumpang di Amerika Selatan Diancam Bom dalam Sehari Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Santiago - Sedikitnya sembilan pesawat penumpang di sejumlah negara Amerika Selatan terpaksa mendarat darurat atau mengubah rute akibat ancaman bom. Ancaman bom itu melanda pesawat-pesawat tujuan Chile, Argentina dan Peru sepanjang Kamis (16/8) waktu setempat.

Dilaporkan Otoritas Penerbangan Sipil Chile seperti dilansir Reuters, Jumat (17/8/2018), bahwa ancaman bom itu melanda dua pesawat maskapai ternama Chile, LATAM Airlines, dan tiga pesawat lainnya yang dioperasikan oleh Sky, maskapai berbujet rendah Chile.

Direktur Jenderal pada Otoritas Penerbangan Sipil (DGAC), Victor Villalobos Collao, menyebut total ada 11 ancaman bom yang diterimanya sepanjang Kamis (16/8) waktu setempat. Dua ancaman dinyatakan fiktif, sedangkan sembilan ancaman lainnya berujung pendaratan darurat atau pengalihan penerbangan.

Kendati demikian, sebut Collao, seluruh pesawat yang diancam dinyatakan bersih dari peledak. Setidaknya satu pesawat diizinkan melanjutkan penerbangan. Sedangkan sisanya dilakukan penyesuaian jadwal penerbangan.


Diungkapkan Collao bahwa ancaman-ancaman bom itu disampaikan ke kantor maskapai LATAM Airlines dan pihak DGAC. Kepolisian setempat saat ini masih melacak pihak yang melontarkan ancaman bom itu.

"Kita selalu mendapati satu atau dua kasus koper tak bertuan, itu normal. Tapi ini sungguh kasus luar biasa," tegasnya.

Empat dari lima pesawat yang dilanda ancaman bom diketahui lepas landas atau terbang menuju Santiago, Chile. Satu pesawat lainnya lepas landas dari Peru. Disebutkan DGAC bahwa penerbangan maskapai Sky 162 yang lepas landas dari Bandara Arturo Merino Benitez di Santiago sedang mengudara ke kota Antofagasta, Chile saat diinstruksikan untuk terbang kembali di Santiago.

"Sesuai protokol yang berlaku, personel keamanan bandara dan operasi khusus kepolisian telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah lokasi, ke para penumpang dan terhadap barang bawaan dan koper, yang hasilnya mengesampingkan keberadaan bom apapun," demikian pernyataan DGAC.


Penerbangan maskapai LATAM Airlines 2369 yang terbang dari Lima, Peru menuju Santiago, terpaksa mendarat darurat di kota Pisco, Peru. Kementerian Transportasi Peru menyatakan tidak ada korban luka dan tim penjinak bom telah dikerahkan. "Sekarang situasinya di bawah kendali," demikian pernyataan Kementerian Transportasi Pertu via Twitter.

Penerbangan maskapai Sky lainnya dengan nomor penerbangan 524 yang lepas landas dari Mendoza, Argentina, terpaksa melakukan pendaratan darurat di Santiago. DGAC menambahkan bahwa pesawat Sky 524 akhirnya diperbolehkan melanjutkan penerbangan ke Rosario, Argentina. Sebagai tambahan, maskapai Sky menyebut satu pesawat lainnya dicegah lepas landas dari Santiago karena ancaman bom.

Pesawat terakhir yang mendapat ancaman bom adalah pesawat maskapai LATAM Airlines 800. Menurut jadwal, pesawat ini lepas landas dari Auckland, Selandia Baru. Pesawat ini terpaksa mendarat darurat di tujuannya, Santiago. Pesawat-pesawat lainnya yang dilanda ancaman bom telah melapor ke berbagai kota seperti Iquique, Antofagasta dan Mendoza.


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed