DetikNews
Kamis 19 April 2018, 19:57 WIB

Jet Tempur Irak Bombardir Posisi ISIS di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Jet Tempur Irak Bombardir Posisi ISIS di Suriah Ilustrasi (REUTERS)
Baghdad - Militer Irak melancarkan serangan udara terhadap sejumlah posisi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah. Serangan udara ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah Suriah.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (19/4/2018), juru bicara militer Irak menuturkan bahwa sejumlah jet tempur F-16 milik Irak memasuki wilayah udara Suriah untuk melakukan serangan terhadap ISIS setelah berkoordinasi dengan rezim Presiden Bashar al-Assad.

"Melancarkan serangan udara terhadap geng Daesh di wilayah Suriah, karena bahaya yang diberikan oleh geng itu terhadap wilayah-wilayah Irak dan ini menjadi bukti peningkatan kemampuan Angkatan Bersenjata kami," sebut militer Irak dalam pernyataannya, menggunakan nama Arab ISIS.


Sebuah video yang dirilis Angkatan Udara Irak menunjukkan dua jet tempur F-16 milik Irak sedang beraksi. "Operasi ini menunjukkan perkembangan kemampuan Angkatan Bersenjata kami untuk memburu dan memusnahkan teroris," tegas militer Irak dalam pernyataannya.

Tidak disebut lebih lanjut ada berapa posisi ISIS di Suriah yang menjadi target serangan militer Irak. Serangan udara terhadap ISIS semacam ini telah dilakukan Irak sebelumnya secara terbatas.

Serangan terhadap posisi ISIS di Suriah ini dilakukan seminggu setelah Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, menyatakan negaranya akan mempertahankan diri dari ancaman militan lintas perbatasan.

"Akan mengambil semua langkah yang diperlukan jika mereka (ISIS-red) mengancam keamanan Irak," tegas PM Abadi awal bulan ini.


Pada Desember 2017, PM Abadi menyatakan kemenangan Irak atas ISIS yang sejak tahun 2014 menguasai sejumlah wilayah strategis di negaranya. Namun ISIS tetap memberikan ancaman dari kantong-kantong mereka yang ada di sepanjang perbatasan Suriah dengan Irak. Sejumlah wilayah Irak masih dilanda berbagai serangan teror.

Saat ini, Irak menjalin hubungan baik dengan Iran dan Rusia, yang merupakan sekutu utama rezim Assad dalam konflik Suriah. Namun di sisi lain, Irak juga mendapat dukungan kuat dari koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) dalam operasi melawan ISIS.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed