DetikNews
Senin 09 Oktober 2017, 14:51 WIB

Nikahi Gadis Rohingya, Pria Bangladesh Diburu Polisi

Novi Christiastuti - detikNews
Nikahi Gadis Rohingya, Pria Bangladesh Diburu Polisi Pengungsi Rohingya tiba di Bangladesh (AFP PHOTO/FRED DUFOUR)
FOKUS BERITA: Krisis Rohingya
Dhaka - Otoritas Bangladesh sedang memburu seorang pria yang menikahi seorang wanita pengungsi Rohingya. Pria berusia 25 tahun ini melanggar aturan yang melarang warga Bangladesh menikahi pengungsi Rohingya.

Seperti dilansir AFP, Senin (9/10/2017), pria bernama Shoaib Hossain Jewel (25) ini melarikan diri setelah menikahi seorang gadis Rohingya bernama Rafiza (18), bulan lalu. Sejak saat itu, keberadaan keduanya tidak diketahui.

"Kami mendengar dia (Jewel-red) menikahi seorang wanita Rohingya. Kami pergi ke rumahnya di desa Charigram untuk mencarinya. Tapi kami tidak menemukannya di sana dan orang tuanya tidak tahu ke mana dia pergi," tutur pejabat kepolisian di kota Singair.


Pejabat kepolisian yang enggan disebut namanya itu menyatakan, pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini.

Para pengungsi Rohingya berbondong-bondong melarikan diri ke Bangladesh, demi menghindari konflik yang melanda wilayah Rakhine, Myanmar sejak akhir Agustus lalu. Jumlah warga Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh sejauh ini telah mencapai lebih dari 500 ribu orang. Ditambah jumlah pengungsi yang telah berada di kamp penampungan Bangaldesh sejak beberapa tahun terakhir, jumlah totalnya mencapai 900 ribu orang.

Sejak tahun 2014, otoritas Bangladesh memberlakukan larangan bagi warganya untuk menikahi pengungsi Rohingya yang ada di kamp penampungan. Larangan ini diberlakukan setelah muncul laporan bahwa pengungsi Rohingya berupaya menikahi warga Bangladesh demi mendapat status kewarganegaraan.


Ayah Jewel, Babul Hossain, menyatakan masalah kewarganegaraan bukan motif di balik pernikahan putranya. Dia membela pernikahan putranya dengan gadis Rohingya itu. "Jika warga Bangladesh bisa menikahi seorang penganut Kristen dan orang-orang dari agama lain, apa yang salah dengan pernikahan putra saya dengan seorang Rohingya? Dia menikahi seorang muslim yang mengungsi di Bangladesh," tegas Hossain kepada AFP.

Surat kabar lokal, Dhaka Tribune, menyebut Jewel yang seorang guru di madrasah setempat, jatuh cinta dengan Rafiza setelah dia mengungsi ke Bangladesh. Rafiza dan keluarganya tinggal sementara di rumah seorang ulama di Singair.

Saat Kepolisian Bangladesh menggelar operasi, Rafiza dan keluarganya dipaksa untuk pindah ke kamp penampungan utama di Cox's Bazar, yang berjarak 426 kilometer. Jewel bergegas mendatangi Cox's Bazar, memeriksa satu per satu kamp untuk mencari Rafiza. Dia akhirnya menemukan Rafiza dan meminta restu pada orang tua gadis Rohingya itu untuk menikahinya. Pernikahan keduanya lantas digelar di Cox's Bazar.


Dhaka Tribune menyebut pernikahan Jewel dan Rafiza ini merupakan pernikahan pertama antara pria Bangladesh dengan wanita Rohingya yang diketahui publik, sejak Agustus tahun ini.


(nvc/ita)
FOKUS BERITA: Krisis Rohingya
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed