Polisi Buru 1 Tersangka Lain Terkait Pembakaran Kasino Manila

Polisi Buru 1 Tersangka Lain Terkait Pembakaran Kasino Manila

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 02 Jun 2017 15:23 WIB
Polisi Buru 1 Tersangka Lain Terkait Pembakaran Kasino Manila
Tentara Filipina berjaga di kompleks Resorts World Manila usai aksi pembakaran (REUTERS/Erik De Castro)
Manila - Kepolisian Filipina tengah mencari satu orang tersangka lain yang dicurigai terkait aksi pembakaran di kasino kompleks Resorts World Manila. Tersangka ini diyakini masih hidup dan berkeliaran usai insiden yang menewaskan 36 orang itu.

Dituturkan kepala kepolisian distrik Manila, Tomas Apolinario, seperti dilansir Reuters, Jumat (2/6/2017), tersangka yang tengah diburu itu diyakini berkewarganegaraan Filipina. Namun Apolinario tidak menyebut lebih rinci soal peran maupun identitas tersangka yang tengah diburu terkait insiden di kasino Manila itu.

Kepolisian Filipina sebelumnya menyebut, pria bersenjata yang melakukan pembakaran di dalam kasino itu bertindak seorang diri. Polisi menyebut pelaku merangsek ke dalam kasino dan melakukan pembakaran, sebelum berupaya mencuri kepingan judi senilai 113 juta peso Filipina (Rp 30 miliar).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jumlah Korban Tewas Pembakaran Kasino Manila 36 Orang

Pelaku sempat terlibat baku tembak dengan polisi Filipina, sebelum akhirnya ditemukan tewas di dalam satu kamar hotel yang ada di kompleks kasino itu. Polisi menyatakan, pelaku tewas setelah membakar dirinya sendiri.

Sedikitnya 36 orang, yang terdiri atas 13 staf dan 22 tamu, tewas dalam insiden ini. Mereka semua dinyatakan tewas akibat terlalu banyak menghirup asap kebakaran. Otoritas medis setempat menyebut tidak ada satupun korban yang mengalami luka tembak di tubuhnya.

"Yang memicu kematian mereka adalah asap pekat. Kamar (hotel) berkarpet dan tentu meja-meja (judi), sangat mudah terbakar," terang Kepala Kepolisian Manila, Oscar Albayalde, dalam pernyataannya.

Baca juga: Mengira Ada Serangan ISIS, Tamu Kasino Manila Panik dan Berlarian

Terkait pelaku yang tewas bunuh diri, otoritas Filipina juga belum merilis identitasnya. Juru bicara kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, menegaskan tidak ada keterkaitan antara insiden di kasino Manila ini dengan operasi militer terhadap militan Maute pro-ISIS di Marawi.

"Semua indikasi menunjukkan ini sebagai aksi kriminal oleh seorang individu yang terganggu secara emosional. Meskipun pelaku sempat melepas tembakan peringatan, tidak ada indikasi bahwa dia ingin melukai atau menembak siapapun," tegas Abella dalam konferensi pers.

(nvc/ita)


Berita Terkait