Seperti dilansir AFP, Senin (30/5/2016), polisi Israel tidak mengungkap hasil penyelidikan mereka kepada publik. Namun media lokal Israel melaporkan bahwa polisi merekomendasikan jaksa menjeratkan dakwaan pidana terhadap istri PM Netanyahu, Sara.
Pengumuman soal penyerahan hasil penyelidikan dari polisi kepada jaksa Israel ini muncul setelah dirilisnya laporan resmi soal tudingan lain terhadap PM Netanyahu, yakni terkait konflik kepentingan dan terlalu mahalnya biaya perjalanan Netanyahu semasa menjabat Menteri Keuangan tahun 2003-2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sara Netanyahu sendiri telah dimintai keterangan oleh tim detektif khusus kasus penipuan, tahun lalu. Interogasi itu bagian dari penyelidikan terhadap PM Netanyahu dan istrinya yang dituding memanfaatkan uang dari para pembayar pajak untuk membangun taman dan memperbaiki listrik di vila pribadi mereka di pantai Caesarea.
Dalam pernyataannya, kepolisian Israel menyebut penyelidikan tudingan itu telah dimulai sejak Februari 2015 lalu. "Memeriksa kecurigaan adanya serangkaian tindak kriminal termasuk memperoleh keuntungan secara curang, penipuan dan pelanggaran kepercayaan," sebut kepolisian Israel dalam pernyataannya.
"Seluruh bukti terkait tudingan itu... telah diserahkan kepada jaksa distrik Yerusalem, yang menindaklanjuti penyelidikan ini, demi mempelajari materi dan mencapai keputusan (apakah akan mengadili atau tidak)," imbuh pernyataan itu.
Baca juga: Pengadilan Israel Sebut Istri PM Netanyahu Kasar pada Stafnya
Pernyataan kepolisian Israel itu tidak menyebut secara detail hasil penyelidikan. Namun sejumlah media Israel menyebut, polisi merekomendasikan jaksa untuk mendakwa istri Netanyahu dan beberapa orang lainnya, namun tidak terhadap PM Netanyahu. (nvc/trw)











































