Polling: Hillary Clinton dan Sanders Ungguli Donald Trump dalam Pilpres AS

Polling: Hillary Clinton dan Sanders Ungguli Donald Trump dalam Pilpres AS

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 02 Mar 2016 12:38 WIB
Polling: Hillary Clinton dan Sanders Ungguli Donald Trump dalam Pilpres AS
Ilustrasi (detikcom/Andhika Akbarayansyah)
Washington - Kandidat Partai Republik Donald Trump menang besar dalam pemilihan awal Super Tuesday. Namun hasil polling nasional menyebut kedua kandidat Partai Demokrat, Hillary Clinton dan Bernie Sanders, masih akan mengungguli Trump dalam pilpres AS.

Atau dengan kata lain Trump masih akan kalah jika menghadapi Hillary atau Sanders dalam pemilihan presiden pada 8 November mendatang. Demikian menurut hasil polling nasional terbaru CNN/ORC Poll yang digelar pada 24-27 Februari lalu.

Hillary Clinton (REUTERS/Adrees Latif)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hillary yang menjadi kandidat terdepan Demokrat dan menang besar saat Super Tuesday di AS, justru akan menghadapi tantangan besar jika berhadapan dengan kandidat Republik lainnya seperti Senator Texas Ted Cruz atau Senator Florida Marco Rubio.

Baca juga: Donald Trump dan Hillary Clinton Menang Besar di Super Tuesday

Dalam berbagai skenario pilpres yang mungkin terjadi, seperti dilansir CNN, Rabu (2/3/2016), Hillary akan mengalahkan Trump dengan perolehan 52 persen melawan 44 persen di kalangan pemilih terdaftar.

Namun ketika mantan Menteri Luar Negeri AS ini dihadapkan dengan Cruz, Hillary hanya meraih 48 persen melawan Cruz yang memperoleh 49 persen dukungan. Sedangkan berhadapan dengan Rubio, Hillary tertinggal cukup jauh dengan 47 persen melawan Rubio dengan 50 persen.

Bernie Sanders (REUTERS/Shannon Stapleton)


Kandidat Demokrat lainnya, Sanders justru sedikit lebih unggul dari Hillary. Polling CNN/ORC menyebut Sanders akan mengalahkan ketiga kandidat Republik dalam pilpres dengan selisih yang cukup besar. Menurut polling itu, Sanders akan menang 57 persen melawan Cruz dengan 40 persen, kemudian menang 55 persen melawan Trump dengan 43 persen, dan menang 53 persen melawan Rubio dengan 45 persen.

Baca juga: Unggul di Super Tuesday, Donald Trump: Saya Pemersatu

Polling ini dilakukan melalui telepon dengan mengambil sampel acak secara nasional, dari 1.001 warga dewasa AS. Polling ini memiliki margin of error kurang lebih 3 persen.

Polling ini dilakukan dengan meminta responden untuk memilih kandidat teratas, terlepas dari partai mereka, yang menurut mereka paling dipercaya untuk menangani tujuh isu besar. Isu-isu yang dimaksud antara lain layanan kesehatan, hubungan antar ras, kebijakan luar negeri, perekonomian, terorisme, imigrasi dan kebijakan senjata api.

Baca juga: Mengenal Super Tuesday, Momen Menentukan dalam Sistem Rumit Pemilu AS

(nvc/ita)


Berita Terkait