DetikNews
Kamis 09 Agustus 2018, 20:13 WIB

Fosil Gigi Langka Hiu Prasejarah Ditemukan di Pantai Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Fosil Gigi Langka Hiu Prasejarah Ditemukan di Pantai Australia Fosil gigi hiu raksasa dari era prasejarah (AFP PHOTO/William WEST)
Melbourne - Sejumlah fosil gigi langka dari seekor hiu raksasa dari era prasejarah ditemukan di pantai Australia. Fosil gigi hiu raksasa ini berukuran dua kali lipat dari gigi hiu putih.

Seperti dilansir AFP, Kamis (9/8/2018), fosil langka itu ditemukan seorang amatir penggemar fosil bernama Philip Mullaly. Dituturkan Mullaly bahwa temuan itu didapat saat sedang menyusuri area hotspot fosil Jan Juc di kawasan Great Ocean Road, yang berjarak 100 kilometer dari Melbourne.

"Saya sedang berjalan menyusuri pantai mencari fosil, berbalik dan melihat kilatan bersinar di sebuah batu besar dan melihat seperempat bagian fosil gigi tersingkap," tutur Mullaly.

"Saya langsung bersemangat, itu sungguh sempurna dan saya tahu itu temuan penting yang perlu dibagikan dengan orang lain," imbuhnya.


Mullaly kemudian melaporkan fosil temuannya itu ke Museums Victoria. Dalam pernyataan terpisah, kurator senior khusus paleontologi vertebrata, Erich Fitzgerald mengonfirmasi bahwa fosil gigi sepanjang 7 cm yang ditemukan Mullaly itu berasal dari spesies predator yang telah punah.

Spesies yang memiliki nama Latin 'Carcharocles angustidens' itu merupakan spesies hiu raksasa prasejarah yang bergigi rapat dan bergerigi. Spesies itu diketahui hidup di perairan Australia sekitar 25 juta tahun lalu.

Hiu jenis ini diketahui memakan paus kecil dan penguin. Spesies ini juga diketahui bisa tumbuh hingga lebih dari 9 meter, yang berarti dua kali lipat panjangnya dibanding hiu putih besar yang ada saat ini.

"Gigi ini memiliki signifikansi internasional, karena mewakili salah satu dari tiga kelompok terkait gigi Carcharocles angustidens di dunia ini, dan fosil ini merupakan yang pertama yang ditemukan di Australia," sebut Fitzgerald.


Dijelaskan Fitzgerald bahwa hampir seluruh fosil hiu di dunia biasanya hanya ditemukan dengan satu gigi saja. Tergolong langka untuk menemukan satu set gigi yang berasal dari satu ekor hiu. Fitzgerald menduga sejumlah fosil gigi yang ditemukan Mullaly ini datang dari satu hiu yang sama dan bisa jadi ada fosil gigi lainnya yang tertanam di dalam batu di area yang sama.

Fitzgerald kemudian memimpin tim pakar paleontologi, relawan bersama Mullaly dalam dua ekspedisi di lokasi yang sama. Hasilnya, ditemukan lebih dari 40 buah fosil gigi. Kebanyakan fosil gigi itu berasal dari spesies hiu raksasa yang sama meskipun ada beberapa fosil berukuran lebih kecil.


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed