Round-up

Tentara Paman Sam Pergi dari Afghanistan Bikin Taliban Jemawa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 23:05 WIB
Sejumlah pasukan Taliban berjaga di area sekitar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul. Mereka bersiaga di kawasan itu usai AS tinggalkan Afghanistan.
Taliban (Foto: AP Photo/Khwaja Tawfiq Sediqi)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) selesai menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan. Hal ini membuat Taliban menyatakan bahwa pihaknya telah 'membuat sejarah'.

Dilansir AFP, Selasa (31/8/2021) seorang pejabat senior Taliban mengaku senang atas kepergian AS. Dia juga mengaku bangga melihat momen kepergian AS.

"Kami membuat sejarah lagi. Pendudukan 20 tahun di Afghanistan oleh Amerika Serikat dan NATO berakhir malam ini," kata Anas Haqqani, seorang pejabat senior Taliban dalam sebuah cuitan di Twitter.

"Saya sangat senang bahwa setelah 20 tahun jihad, pengorbanan dan kesulitan, saya memiliki kebanggaan untuk melihat momen bersejarah ini," imbuhnya.

Kepergian AS sendiri dirayakan oleh Taliban dengan 'pesta' tembakan. Rentetan tembakan terdengar di Bandara Kabul, Senin (30/8) malam. Hal ini membuat langit malam menyala.

Suara tembakan perayaan juga terdengar dari beberapa pos pemeriksaan Taliban di Kabul, ibu kota Afghanistan setelah Pentagon dan Taliban secara terpisah mengonfirmasi pasukan Amerika Serikat (AS) terakhir telah meninggalkan Afghanistan. Hal ini mengakhiri perang selama 20 tahun di negara itu.

Haqqani mendesak para pejuang Taliban menghentikan tembakan perayaan. Ini disebut untuk memastikan tidak ada warga sipil yang terluka.

Taliban pun menyatakan kemerdekaan penuh Afghanistan, simak halaman selanjutnya.



Simak Video "AS Evakuasi 10 Ribu Orang dari Afghanistan dalam 24 Jam"
[Gambas:Video 20detik]