Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme

Foto

Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme

AP Photo/Ben Birchall - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 19:01 WIB

Inggris - Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Sejumlah demonstran berdiri di sekitar patung Edward Colston yang dirobohkan saat menggelar aksi Black Lives Matter di kawasan Bristol, Inggris, pada akhir pekan kemarin. Edward Colston diketahui merupakan seorang pedagang budak di masa silam.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Aksi Black Lives Matter sendiri mulai dilakukan oleh sejumlah warga di berbagai negara dunia usai video yang merekam kematian seorang pria kulit hitam AS bernama George Floyd menjadi viral di dunia maya. Kematian George Floyd yang dinilai sebagai salah satu akibat dari tindakan rasis oknum polisi di Minneapolis, Amerika Serikat, itu memicu gelombang protes dari warga dunia.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Patung Edward Colston yang berada di kawasan Bristol, Inggris, pun menjadi sasaran kemarahan para demonstran.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Usai dirobohkan, patung Edward Colston pun dilemparkan ke pelabuhan oleh para demonstran yang menggelar aksi unjuk rasa menentang rasisme di Inggris.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.

Sosok Colston yang patungnya dirobohkan dan dibuang itu pun ramai jadi perbincangan warganet. Dilansir dari Guardian, Inggris, Senin (8/6/2020) Colston adalah tokoh pedagang budak dari Inggris. Patungnya setinggi 5,5 meter sudah ada di Colston Avenue sejak 1895, karena dia dikenal sebagai sosok filantropis juga. Namun yang jadi kontroversi adalah, dia mendapat kekayaannya dari perdagangan budak. Meskipun dia lahir di Bristol tahun 1636, kegiatannya berdagang budak dilakukan di London.

Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme
Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme
Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme
Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme
Patung Pedagang Budak di Inggris Dirobohkan Demonstran Anti Rasisme


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads