×
Ad

Dalam Sepekan, Dua Insiden Penerbangan Guncang India

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Kamis, 13 Agu 2026 13:54 WIB
Jakarta -

Dalam sepekan terakhir, dua insiden penerbangan terjadi di India. Pada Selasa malam (11/8), Bandara Chennai mendeklarasikan status darurat penuh setelah pesawat IndiGo rute Kolkata–Chennai mengalami kegagalan mesin sebelah kiri saat akan mendarat.

Pesawat yang membawa 224 orang itu akhirnya mendarat dengan selamat, menurut laporan media dan pejabat Airports Authority of India (AAI).

Insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah perkembangan baru dalam penyelidikan insiden penerbangan Air India pada pekan sebelumnya. Perkembangan itu mencakup pemanggilan CEO Air India oleh Kementerian Penerbangan India serta laporan mengenai hasil tes narkoba kapten pesawat.

Mesin IndiGo gagal saat hendak mendarat

Menurut pejabat AAI, pilot mengetahui kegagalan mesin sebelah kiri saat pesawat bersiap mendarat. Otoritas bandara kemudian mengaktifkan prosedur tanggap darurat hingga pesawat mendarat dengan selamat. Status darurat penuh dicabut tidak lama setelah pendaratan.

IndiGo sebelumnya juga menghadapi gangguan operasional besar akibat kekurangan pilot dan penyesuaian terhadap aturan penerbangan yang lebih ketat. Dalam laporan DW, mantan eksekutif Air India, Jitendra Bhargava, menyebut krisis tersebut sebagai "babak buruk dalam sejarah penerbangan India."

Bhargava menilai IndiGo seharusnya mengurangi jadwal penerbangan ketika kekurangan pilot mulai terlihat, alih-alih membiarkan gangguan tersebut berkembang. CEO IndiGo Pieter Elbers kemudian menyampaikan permintaan maaf atas gangguan besar yang dialami penumpang.

Sepekan sebelumnya, Air India kehilangan ketinggian

Pada Selasa (4/8), sebuah Airbus A320neo milik Air India yang terbang dari Phuket menuju Delhi kehilangan sekitar 300 kaki ketinggian di atas Odisha sebelum berhasil mendarat dengan selamat di Delhi.

Pesawat tersebut membawa 137 penumpang dan 8 awak. Insiden itu menyebabkan 13 penumpang dan empat awak terluka. Aircraft Accident Investigation Bureau India mengklasifikasikan kejadian tersebut sebagai insiden serius.

Pada Selasa (11/8), Kementerian Penerbangan India memanggil CEO Air India Campbell Wilson terkait perkembangan penyelidikan. Pada hari yang sama, muncul laporan mengenai hasil tes narkoba kapten pesawat tersebut.

Menurut sumber yang dikutip Reuters, tes konfirmasi kapten menunjukkan hasil positif marijuana.

Editor: Ayu Purwaningsih

width="1" height="1" />

Tonton juga video "Hakim AS Batalkan Kasus Crazy Rich India Gautam Adani"




(ita/ita)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork