Duh! Pilot British Airways Keracunan Makanan Saat Terbangkan Pesawat

Duh! Pilot British Airways Keracunan Makanan Saat Terbangkan Pesawat

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Jul 2026 18:08 WIB
Ilustrasi (iStock)
Ilustrasi (iStock)
London -

Sejumlah pilot maskapai Inggris, British Airways, mengalami gejala keracunan makanan saat bertugas di udara. Gejala keracunan makanan itu terjadi setelah para pilot transit di India, dengan salah satu pilot harus menggunakan masker oksigen selama berjam-jam penerbangan tujuan London, Inggris tersebut.

Pesawat jenis Boeing 777 yang dioperasikan British Airways tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Inggris.

Dari tiga pilot yang bertugas dalam penerbangan tersebut, seperti dilansir Daily Mail dan The Sun, Rabu (22/7/2026), salah satu kopilot jatuh sakit dan tidak mampu melanjutkan tugasnya menerbangkan pesawat. Kopilot tersebut bahkan harus diberi bantuan oksigen saat pesawat berada di ketinggian 30.000 kaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi itu berlangsung 10,5 jam penerbangan menuju ke Bandara Heathrow di London tersebut.

Dua pilot lainnya, yang juga mengalami gejala keracunan, masih mampu melanjutkan tugas dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Inggris. Namun gejala keracunan yang mereka alami semakin memburuk usai pesawat mendarat.

Penyebab keracunan yang dialami para pilot British Airways tersebut belum diketahui secara jelas.

Insiden ini terjadi setelah para pilot sarapan bersama di lounge sebuah hotel di Hyderabad, India, dan diketahui meminum air kemasan yang disediakan oleh vendor luar. Tim medis sedang mengumpulkan dan menganalisis sampel untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.

Menyusul insiden ini, semua pilot telah mengajukan Laporan Keselamatan Penerbangan dan diminta memberikan sampel agar dokter dapat berupaya melacak sumber penyebabnya.

Insiden keracunan itu tampaknya tidak berdampak pada awak penerbangan lainnya.

Maskapai British Airways dalam pernyataannya menegaskan bahwa keselamatan para penumpang tidak terganggu oleh insiden tersebut dan penerbangan berlangsung dengan aman.

Namun, menurut sumber internal di serikat pilot Balpa, para pejabat terkait merasa geram karena sebelumnya telah ada "puluhan" keluhan mengenai masalah kebersihan di hotel tempat mereka menginap, dengan tarif 130 Poundsterling (Rp 3 juta), di Hyderabad.

Imbas insiden tersebut, British Airways kini sedang mengevaluasi pilihan hotel di kota tersebut.

"Kesejahteraan rekan-rekan kami adalah prioritas utama, dan kami sedang meninjau akomodasi awak pesawat di lokasi ini menyusul adanya beberapa laporan kasus penyakit yang terisolasi," demikian pernyataan British Airways.

"Selama penerbangan, salah satu pilot kami mengalami gangguan kesehatan. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, pesawat tetap melanjutkan penerbangan dengan aman hingga ke tujuan dan mendarat secara normal," jelas pernyataan tersebut.

"Keselamatan para pelanggan dan awak pesawat selalu menjadi prioritas tertinggi kami, dan keselamatan penerbangan sama sekali tidak terganggu," tegas British Airways.

Tonton juga video "Curhat Asosiasi Mitra BGN di DPR: Ada Keracunan, Dapur Kami Di-Suspend"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait