Titik Panas di Sumatera Melonjak Jadi 3.663, Terbanyak Sumsel

Titik Panas di Sumatera Melonjak Jadi 3.663, Terbanyak Sumsel

Antaranews - detikNews
Selasa, 13 Okt 2026 12:57 WIB
Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru pada Selasa (13/10/2026) diduga akibat dampak kebakaran hutan dan lahan di bagian selatan Sumatera. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)
Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru pada Selasa (13/10/2026) diduga akibat dampak kebakaran hutan dan lahan di bagian selatan Sumatera. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)
Pekanbaru -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi lonjakan 3.663 titik panas di Pulau Sumatera. Angka itu melonjak dibanding sebelumnya, yang sebanyak 2.440 titik pada Senin (12/10/2026) sore.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, mengatakan jumlah tersebut merupakan data yang diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, Selasa (13/10). Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi paling tinggi, yakni mencapai 2.559 titik.

"Selain Sumatera Selatan, titik panas cukup tinggi juga terpantau di Lampung sebanyak 471 titik, Jambi (326), dan Bangka Belitung (287)," katanya di Pekanbaru, dilansir Antara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun wilayah Sumatera lainnya yang terpantau memiliki titik panas di Bengkulu sebanyak 15 titik dan Riau sebanyak empat titik. Sebaran titik panas di Riau terdapat di Indragiri Hilir (2), Pelalawan dan Siak masing-masing satu.

Kondisi titik panas di bagian Selatan Sumatera tersebut juga mengakibatkan kabut asap di Provinsi Riau. Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara Selasa masuk kategori tidak sehat.

ADVERTISEMENT

BMKG menyampaikan, dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.

"Kami mengimbau untuk sobat memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat," katanya.

Kondisi ini juga membuat sebanyak 12 penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengalami penundaan atau 'delay' terdiri atas masing-masing enam keberangkatan dan kedatangan. Sedangkan yang tepat waktu ada empat masing-masing dua keberangkatan dan kedatangan.

Simak Video 'Penderita ISPA di Sumsel Melonjak, Capai 11 Ribu Kasus dalam Sepekan':

(idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini