×
Ad

Komisi I DPR Minta Kasus Markas Judol di Rumdin TNI Diusut Secara Cermat

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2026 08:24 WIB
Foto: Anggi Muliawati/detikcom
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti soal temuan markas judi online (judol) di rumah dinas TNI di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Dave meminta persoalan tersebut disikapi secara proporsional dengan tetap mengedepankan proses hukum.

Dave mengatakan rumah dinas merupakan fasilitas kedinasan yang diperuntukkan bagi prajurit. Karena itu, penggunaannya harus sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan.

"Menurut saya, dugaan aktivitas judi online di rumah dinas TNI di Cijantung perlu disikapi secara proporsional dengan mengedepankan proses hukum dan penghormatan terhadap institusi," kata Dave kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

"Rumah dinas merupakan fasilitas kedinasan bagi prajurit yang penggunaannya harus sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan," sambungnya.

Dave mengapresiasi langkah TNI AD dan Pomdam Jaya yang menindaklanjuti dugaan tersebut. Dia meminta pemeriksaan dilakukan secara cermat untuk mengungkap aktivitas yang terjadi di lokasi.

"Saya menghargai langkah TNI AD dan Pomdam Jaya dalam menindaklanjuti persoalan ini. Pemeriksaan perlu dilakukan secara cermat untuk mendalami aktivitas di lokasi tersebut, termasuk dugaan penyewaan rumah dinas kepada pihak sipil," ujarnya.

Menurut Dave, apabila nantinya ditemukan pelanggaran, penanganan harus dilakukan berdasarkan fakta dan mekanisme yang berlaku.

"Apabila ditemukan pelanggaran, penanganannya harus didasarkan pada fakta dan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku," katanya.

Dave menekankan rumah dinas merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan institusi untuk mendukung kesejahteraan prajurit dan keluarganya. Karena itu, pemanfaatannya harus tetap sesuai dengan kebutuhan kedinasan.

"Pengelolaan rumah dinas merupakan bagian dari dukungan institusi terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya. Pemanfaatan fasilitas tersebut perlu tetap selaras dengan kebutuhan kedinasan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh prajurit yang berhak menempatinya," tuturnya.

Dia memastikan Komisi I DPR menghormati proses pemeriksaan yang tengah berjalan. DPR juga mendukung penyelesaian persoalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.

"Komisi I DPR RI menghormati proses yang sedang berjalan dan mendukung penyelesaian perkara sesuai mekanisme yang berlaku. Penanganan yang tepat diharapkan dapat menjaga profesionalisme prajurit serta kepercayaan masyarakat terhadap TNI," pungkas Dave.

Anggota Garnisun

Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan kronologi penggerebekan rumah dinas TNI AD yang dipakai warga sipil menjadi tempat operator judi online (judol). Penghuni asli rumah tersebut merupakan prajurit anggota Garnisun.

Maruli mengatakan lokasi rumah dinas itu berada di kompleks perumahan yang dihuni pensiunan tentara dan tentara aktif. Kompleks itu bernama KPAD Cijantung, Jakarta Timur.

Warga sekitar, lanjut Maruli, telah menaruh curiga dengan aktivitas yang terjadi di dalam rumah. Berdasarkan kecurigaan itu, penghuni sekitar langsung melakukan penggerebekan, Minggu (4/10).

"Sehingga digerebek oleh mereka sendiri tanpa sepengetahuan. Saya pikir, ya kalau masyarakat sekitar ikut merasa mengamankan, saya pikir bagus kan jadinya," kata Maruli saat ditemui awak media di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat. dilansir Antara, Jumat (9/10/2026).

Laporan tersebut pun sampai kepada pihak Polisi Militer Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya. Pada hari yang sama, pihak Pomdam Jaya menggeledah rumah tersebut dan membawa 11 warga sipil yang ada di dalam rumah dan menyita 32 unit komputer.

Maruli melanjutkan, pihak Pomdam Jaya juga sudah menahan satu prajurit yang merupakan penghuni asli rumah tersebut. Dia diduga menyewakan rumah dinas itu kepada warga sipil.

"Dia anggota Garnisun. Pasti kita tindak tegas," tegas Maruli.

Tonton juga video "Komisi I DPR Minta Kasus Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol Diusut Tuntas"




(azh/idn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork