Geger Markas Judol di Rumah Dinas, 1 Perwira TNI Ditahan!

Geger Markas Judol di Rumah Dinas, 1 Perwira TNI Ditahan!

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 09 Okt 2026 11:57 WIB
Ilustrasi judi online (Foto: Istimewa)
Foto: Ilustrasi (Istimewa)
Jakarta -

Seorang perwira TNI bernama Letkol (Inf) A diduga terlibat kasus markas judi online (judol) di rumah dinas di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Perwira tersebut saat ini menjalani pemeriksaan di Pomdam Jaya.

"Sudah menjalani pemeriksaan di Pomdam Jaya," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dihubungi, Jumat (9/10/2026).

Nas belum menjelaskan peran dari Letkol A dalam kasus ini. Dia menyebut investigasi terhadap keterlibatan oknum TNI pada temuan markas judol di rumah dinas masih ditelusuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu yang sedang didalami," jelas Nas.

ADVERTISEMENT

"Detailnya silakan tanya ke Pomdam Jaya," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah dinas di kompleks KPAD Cijantung diduga jadi markas judol. Total ada 11 warga sipil yang diamankan dalam kasus tersebut.

"Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan, yang selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut," kata Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, Kamis (8/10).

Mereka yang diamankan diduga sebagai operator. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan 9 KTP.

Kasus terungkap berawal dari laporan dan kepedulian warga yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut pada Minggu (4/10). Personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi dan mengamankan tempat serta barang bukti untuk proses lebih lanjut.

TNI sendiri sudah memeriksa pemilik rumah dinas tersebut. Namun belum bisa dipastikan apakah pemilik rumdin mengetahui aktivitas judol tersebut.

"Terduga pemilik rumah sudah diperiksa," kata Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas saat dihubungi, Jumat (9/10).

Tonton juga video "KSAD Bakal Tindak Tegas Jika Ada Rumdin TNI Jadi Markas Judol"

(ygs/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini