×
Ad

Timeline Kapal Pembawa 5 Jurnalis Hilang hingga Jasad ABK Ditemukan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Sep 2026 07:40 WIB
Konferensi pers terkait identifikasi jenazah rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta -

Jasad pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, dipastikan merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadhatu I, Surakman, yang hilang bersama lima jurnalis saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Proses pencarian kelima jurnalis dan kru kapal di wilayah Selat Sunda hingga identifikasi jenazah memakan waktu cukup lama.

Jenazah Surakman ditemukan di Pulau Enggano pada 12 September 2026 atau hari kelima operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. Setelah informasi ditemukannya jenazah diterima, Polda Bengkulu berkoordinasi dengan Polda Banten terkait data antemortem dan postmortem rombongan jurnalis yang hilang.

"Dua hari, tiga hari tidak bisa keluar hasil (tes DNA). Secepat-cepatnya satu minggu, paling lambat dua minggu," ucap Kapolda Banten Irjen Hengki saat jumpa pers di Polda Banten, Rabu (23/9).

Polda Banten akhirnya menerima hasil tes DNA pada Selasa (22/9), atau 10 hari setelah jenazah ditemukan. "Dihasilkan pemeriksaan DNA kurang lebih selama 10 hari. Jadi bukan lama, bukan terlambat, tetapi memastikan tes DNA berjalan dengan baik menghasilkan kejelasan identifikasi sehingga hari ini kita sampaikan kepada rekan-rekan media," ujar Hengki.

Deret Waktu Kapal Angkut 5 Jurnalis Hilang hingga Jasad 1 ABK Ditemukan

Hengki menjelaskan deret waktu hilangnya kapal Arupadhatu I, yang mengangkut lima jurnalis, saat hendak menuju Gunung Anak Krakatau. Hengki mengatakan kapal itu hilang setelah berangkat pada 7 September.

Identitas lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hilang, yakni:
1. M Bagus Khoirunnas (Antara)
2. Arie Basuki (Merdeka.com)
3. Yudistiro Pranoto (iNews)
4. Firman Daus (Anadolu Agency)
5. Donal Husni (jurnalis lepas/freelance)
6. Warta (kapten kapal)
7. Surakman (anak buah kapal/ABK)
8. Heriyanto (pemandu).

7 September

Hengku mengatakan kapal yang mengangkut lima jurnalis dan tiga kru itu bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB. Pada Selasa (8/9), polisi menerima laporan kalau orang-orang di kapal itu hilang kontak.

"Keluarga melaporkan kehilangan keluarganya yang belum kembali setelah tanggal 7 (September) berangkat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Hengki.




(rfs/rfs)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork