Polda Banten: Jasad 1 Kru Kapal Arupadhatu Cocok dengan DNA Anak

Polda Banten: Jasad 1 Kru Kapal Arupadhatu Cocok dengan DNA Anak

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB
Konferensi pers terkait identifikasi jenazah rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau
Konferensi pers terkait identifikasi jenazah rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta -

Polda Banten mengungkap identitas jenazah pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, bernama Surakman (50). Jasad korban teridentifikasi karena cocok dengan DNA anaknya.

"Jenazah Mr X tadi teridentifikasi sebagai Surahman atau ABK kapal, ayah biologis dari Tuan Yayat. Tuan Yayat ini adalah yang sebelah kanan, sebagai putra kandung dari Bapak Surakman, ABK kapal Arupadhatu 1, yang meliput erupsi Anak Krakatau pada tanggal 7 September 2026," kata Kapolda Banten Irjen Hengki, dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

Diketahui, setelah jenazah ditemukan di Pulau Enggano, Polda Bengkulu langsung berkoordinasi dengan Polda Banten untuk mengidentifikasi jenazah. Jenazah korban yang ditemukan berciri-ciri mengenakan celana pendek hitam, tinggi 163 cm, dan berusia kurang lebih 50 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, data antemortem dan posmortem dari 8 keluarga rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut diidentifikasi oleh Tim DVI. Dari hasil pemeriksaan DNA, ditemukan kecocokan jenazah korban dengan salah satu keluarga.

ADVERTISEMENT

"Proses identifikasi mayat, Kabiddokkes Polda Bengkulu berkomunikasi dengan Kabiddokes Polda Banten, disepakati untuk dilakukan identifikasi serta pencocokan oleh tim DVI terkait data antemortem dari 8 keluarga korban kapal Arupadhatu terhadap seorang mayat Mr X yang ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu, baik meliputi data primer, yaitu sidik jari, gigi dan DNA," katanya.

Sebelumnya, delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis serta tiga kru kapal hilang saat hendak menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. Pada Sabtu (12/9), ada penemuan jasad di Enggano.

Mayat itu kemudian dievakuasi. Polisi melakukan tes DNA terhadap mayat itu.

Proses pencarian terhadap delapan orang tersebut sudah dihentikan. Berikut ini identitas delapan orang yang hilang tersebut:

1. M Bagus Khoirunnas (Antara)
2. Arie Basuki (Merdeka.com)
3. Yudistiro Pranoto (iNews)
4. Firman Daus (Anadolu Agency)
5. Donal Husni (jurnalis lepas/freelance).
6. Warta/Surakman (kapten kapal),
7. Surakhman (anak buah kapal/ABK),
8. Heriyanto (pemandu).

Tonton juga video "Kronologi Penemuan Jenazah Kru Kapal yang Bawa 5 Jurnalis Hilang"

(yld/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini