Ngeri Rambatan Api dari Lahan Tani hingga Menyala Besar di TPA Galuga

Ngeri Rambatan Api dari Lahan Tani hingga Menyala Besar di TPA Galuga

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 09 Sep 2026 07:05 WIB
Kebakaran di TPA Galuga Bogor.
Kebakaran di TPA Galuga Bogor. (Rizky/detikcom)
Jakarta -

Kebakaran besar melanda tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Kebakaran ini berawal dari lahan pertanian yang merembet ke area TPA Galuga.

Dirangkum detikcom, Selasa (8/9), kebakaran di TPA Galuga ini terjadi sejak pukul 17.00 WIB, sore kemarin. Pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Bogor sudah turun tangan sejak menerima laporan adanya peristiwa tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, api terlihat menyala besar di area lahan seberang TPA Galuga. Sejumlah warga tampak menyaksikan kebakaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada malam harinya, api sudah merambat ke area TP Galuga. Damkar Kabupaten Bogor belum mengetahui penyebab dari kebakaran TPA tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saat ini sudah menyentuh TPA," kata Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, dalam keterangannya, Senin (7/9).

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sejumlah unit gabungan dikerahkan untuk memadamkan api.

"Delapan unit pemadam, dua unit BPBD, dan satu unit Zipur 1 unit Kota Bogor (yang dikerahkan)," ucapnya.

Asal Api Pemicu Kebakaran TPA Galuga

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkap asal api pemicu kebakaran TPA Galuga. Dia mengatakan kebakaran dipicu dari lahan pertanian di seberang area TPA, bukan dari timbunan sampah aktif.

"Asalnya bukan di tempat pembuangan sampah, tetapi di area ladang atau area lahan pertanian yang lokasinya bersebelahan dengan TPA Galuga," kata Rudy, melalui Instagram @kabupaten.bogor, Selasa (8/9).

Dia mengatakan api muncul dari area lahan tersebut. Api kemudian merambat ke sejumlah area pembuangan sampah lama di TPA Galuga.

"Sampah yang terlihat terbakar berada di lokasi pembuangan yang sudah tidak digunakan lagi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Kota Bogor," ucapnya.

Berdasarkan pemantauan terakhir siang hari, luas lahan yang terbakar mencapai 5 hektare. Dia juga menyatakan saat ini masih ada empat titik api yang masih dipadamkan.

"Saat ini masih terdapat empat titik api yang menyala dan terus menjadi fokus pemadaman. Arah angin bergerak ke timur sehingga kondisi tersebut juga menjadi perhatian petugas. Untuk mengantisipasi rambatan api, tiga unit beko dikerahkan membuat parit di sepanjang garis hijau yang ditetapkan sebagai pagar pembatas," jelasnya.

Minta Warga Dievakuasi

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) meminta masyarakat dan pemulung di kawasan TPA Galuga dievakuasi sementara. Hal itu perlu dilakukan imbas kebakaran di area TPA yang terjadi sejak semalam.

"Tapi yang harus diutamakan oleh kita juga setelah keselamatan masyarakat, keselamatan warga, karena banyak juga pemulung-pemulung, itu harus disisir," kata Jaro Ade kepada wartawan.

Semalam, dia masih melihat beberapa pemulung yang ada di tenda. Jaro Ade mengatakan para pemulung itu harus disisir untuk dievakuasi agar tidak membahayakan mereka.

"Itu harus betul-betul oleh petugas, steril, dikosongkan, mereka untuk kembali ke rumahnya dulu, ke rumahnya, dan terutama rumah-rumah yang dekat secepatnya dikosongkan," ucapnya.

Jaro Ade juga sempat melihat banyak masyarakat yang menonton proses pemadaman tersebut. Menurutnya, hal itu bisa sedikit menghambat proses pemadaman oleh petugas damkar.

"Banyak warga masyarakat itu yang menonton, sehingga ada beberapa akses untuk petugas damkar untuk masuk ke lokasi itu kesulitan dengan parkir banyaknya parkir motor yang sedang menonton api, dan itu harus disosialisasikan," ujarnya.

Simak juga Video: Respons Wali Kota Bogor soal Insiden Maut Longsornya TPA Galuga

Halaman 2 dari 3
(fas/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini