Gempa susulan terus terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang beberapa hari lalu. BMKG mencatat sudah terjadi 3.002 gempa susulan.
"(Update) Tanggal 19 Agustus 2026 pukul 14.00 hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.002 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 1,1 sampai 6,2," ujar Deputi Bidang Geofisika, BMKG, Nelly Florida Riama, dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).
Nelly mengatakan sebanyak 86 gempa susulan ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat. Kemudian, 25 gempa susulan bermagnitudo lebih dari 5.
Nelly menyebut gempa susulan di NTT cukup banyak karena bagian dari proses pelesan energi. Ia memprediksi gempa susulan di NTT masih terjadi beberapa hari ke depan.
"Perlu diketahui masyarakat gempa susulan ini cukup banyak kenapa karena itu adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi sehingga mendapatkan keseimbangan yang baru setelah terjadinya gempa utama yang besar," sambungnya.
(isa/dhn)