Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan

Foto

Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan

Rifkianto Nugroho - detikNews
Rabu, 02 Sep 2026 15:50 WIB

Jakarta - Ombudsman menyoroti pengungsian mandiri di NTT yang belum mendapat bantuan memadai hingga hari ke-10 pascagempa. Pendataan menjadi perhatian utama.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng (kiri) dan Sekretaris Utama BNPB Rustian saat memberikan pemaparan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Ombudsman Republik Indonesia menyoroti masih adanya titik pengungsian mandiri di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum mendapatkan bantuan secara memadai pascagempa. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Ombudsman dalam pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Ombudsman menyebut laporan terkait kekurangan bantuan masih diterima hingga hari ke-10 setelah gempa. Laporan tersebut terutama berasal dari titik-titik pengungsian mandiri yang dibentuk dan dikelola oleh masyarakat maupun komunitas sosial dan keagamaan.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Sejumlah faktor diduga menjadi kendala penyaluran bantuan ke lokasi pengungsian mandiri, mulai dari akses yang terdampak kerusakan hingga belum terintegrasinya seluruh titik pengungsian tersebut ke dalam pendataan pemerintah.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Ombudsman mendorong penguatan integrasi data antara pemerintah dengan masyarakat dan komunitas yang mengelola pengungsian mandiri. Dengan integrasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan tidak hanya menjangkau lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah, tetapi juga titik-titik yang dibentuk secara swadaya oleh masyarakat.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Ombudsman menilai bantuan ke wilayah terdampak saat ini terus mengalir. Sejumlah pihak, termasuk perbankan dan BUMN, juga masih menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. Selain persoalan bantuan, Ombudsman menyoroti pentingnya pendataan dan verifikasi tingkat kerusakan bangunan sebagai persiapan menuju fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Anggota Ombudsman Robert Na Ewendi Jaweng dan Sekretaris Utama BNPB Rustian memberikan pemaparan dalam pertemuan di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Pertemuan membahas penanganan gempa dan distribusi bantuan di NTT.

Penanganan pascagempa di NTT membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, komunitas sosial, lembaga keagamaan dan berbagai pihak agar bantuan menjangkau lebih banyak pengungsi. Ombudsman menekankan kesiapan pemerintah daerah pada fase awal bencana yang dinilai sangat kritis.

Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan
Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan
Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan
Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan
Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan
Ombudsman Soroti Pengungsian Mandiri NTT yang Belum Tersentuh Bantuan


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini