Mabes Polri memperkuat penanganan darurat pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel SAR Brimob hingga tim dokter spesialis dikerahkan.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa Polri saat ini fokus memberikan dukungan penyelamatan di titik-titik terdampak. Koordinasi intensif terus dilakukan antara Mabes Polri dan Polda NTT.
"Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Polri hadir dan terus memberikan dukungan dalam proses penanganan, khususnya penyelamatan dan evakuasi masyarakat. Mabes Polri dan Polda NTT terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat didukung," kata Johnny melalui keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Baca juga: BMKG Catat 235 Gempa Susulan Terjadi di NTT |
Isir menyebut, saat ini Polda NTT telah mengerahkan jajaran untuk menyisir lokasi gempa untuk memberikan pertolongan. Namun, dia mengakui pendataan korban dan kerusakan terkendala jaringan komunikasi yang terputus di beberapa wilayah daratan Flores.
"Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis, termasuk adanya kendala komunikasi di sejumlah wilayah," jelas Isir.
Korps Bhayangkara akan memberangkatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor malam ini. Pasukan ini dibekali peralatan SAR lengkap untuk mencari korban yang mungkin terjebak di reruntuhan.
Selain itu, tim kesehatan dan Disaster Victim Identification (DVI) serta anjing pelacak (K9) juga disiapkan untuk membantu identifikasi dan pencarian.
"Seluruh kekuatan kita siapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk pasukan SAR Brimob, tim kesehatan dan DVI, K9, maupun dukungan dari Polda-Polda terdekat," ujarnya.
"Ini semua kita siapkan untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan dan penanganan masyarakat terdampak," lanjur Isir
Dukungan dari wilayah terdekat seperti Polda NTB, Polda Bali, dan Polda Jawa Timur juga telah disiagakan. Kapal tipe A serta pesawat CN-295 Polri disiapkan untuk mobilisasi logistik dan bantuan sosial dari Kapolri.
(ond/idh)