Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal upaya pembenahan pengelolaan sampah di Jakarta. Pramono menegaskan persoalan sampah tak bisa diselesaikan secara instan karena ada banyak pihak yang selama ini mendapat keuntungan dari praktik pengelolaan sampah.
"Untuk menangani persoalan sampah ini nggak bisa simsalabim. Orang sudah banyak yang mendapatkan kenikmatan dari itu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Pramono mengatakan telah meminta jajaran Pemprov DKI mengambil langkah tegas terkait TPS ilegal. Langkah itu meliputi pengumuman kepada publik, pemberian denda, hingga penutupan perusahaan jika tidak melakukan perbaikan.
"Yang pertama diumumkan, yang kedua didenda. Yang ketiga, PT-nya yang selama ini mendapatkan keuntungan dari horeka-horeka yang ada, kalau dia tidak bisa memperbaiki, tutup," ujarnya.
Dia mengatakan pembenahan pengelolaan sampah di Jakarta memang membuat sejumlah persoalan yang sebelumnya tidak terlihat kini muncul ke permukaan.
"Sejak kami mengambil langkah tegas ini seperti Cilincing dan sebagainya, muncul ke permukaan yang dulu tidak pernah muncul ke permukaan," ungkapnya.
(bel/maa)