×
Ad

Sindikat Penipuan dan TPPU Buron Interpol Kembali Ditangkap di Soetta

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 04 Agu 2026 12:05 WIB
Buron Interpol, Aulia Zulfahni, ditangkap di Bandara Soetta. Dia merupakan tersangka penipuan online 'abbishopee' dan TPPU skala Asia yang didalangi Yuan Kai. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Petugas gabungan menangkap buron internasional berstatus Interpol Red Notice, Aulia Zulfahni, di Terminal 2 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Aulia diburu karena tergabung dalam jaringan sindikat penipuan online 'abbishopee' dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) skala Asia yang didalangi Yuan Kai.

Penangkapan taktis ini adalah wujud nyata sinergi kuat antara Tim Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Ditjen Imigrasi, dan Avsec.

"Keberhasilan penangkapan tersebut merupakan bukti soliditas aparat penegak hukum dan komitmen mutlak Polri untuk tidak memberikan ruang aman sekecil apa pun bagi para sindikat kejahatan transnasional," kata Ses NCB Interpol Indonesia, Brigjen Dani Hamdani, Selasa (4/8/2026).

Aulia bersama sindikatnya menjerat korban melalui pesan siaran yang menawarkan pembuatan toko online fiktif sebagai reseller dengan janji keuntungan 10-40 persen. Untuk meyakinkan korban, para operator memanipulasi sistem agar toko tersebut seolah selalu memiliki pembeli sehingga memancing korban untuk terus menyetorkan dana modal.

Namun, ketika korban mencoba menarik keuntungannya, akun mereka mendadak hilang dan situs web tidak dapat diakses sama sekali.

Penangkapan taktis ini adalah wujud nyata sinergi kuat antara Tim Divhubinter Polri, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Imigrasi, dan Avsec. (Dok. Istimewa)

Aulia Zulfahni teridentifikasi sebagai satu dari 12 operator yang digaji untuk menampung uang hasil kejahatan melalui rekening bank miliknya sebelum akhirnya dikonversi menjadi aset kripto guna menyamarkan jejak aliran dana.

Dengan tertangkapnya tersangka, Polri memastikan akan terus membongkar tuntas jaringan penipuan online dan pencucian uang lintas negara ini hingga ke akar-akarnya.

"Negara hadir dan senantiasa melindungi warganya dari ancaman eksploitasi siber," katanya.




(jbr/jbr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork