Bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan langka. Akibatnya, warga harus mengantre dari sore hingga malam hari demi mendapatkan BBM.
Dilansir detikSumut, Rabu (15/7/2026), pada Selasa (14/7) malam, sejumlah SPBU di Medan kehabisan stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Kondisi ini terpantau di antaranya di SPBU Pajak Sore Jalan Jamin Ginting, SPBU Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, dan SPBU Lau Chih Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan.
Salah seorang pengendara, Leo Sembiring, mengaku telah mendatangi empat SPBU dan semuanya kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite. Ia akhirnya memutuskan beranjak ke SPBU Ngumbang Surbakti.
"Sudah empat SPBU saya datangi, yakni SPBU Lau Chih, SPBU Al-Azhar, SPBU Johor, dan SPBU Lapangan Tembak, baru dapat di SPBU Ngumbang Surbakti. Tangki minyak saya juga sudah hampir kosong," ucap Leo di lokasi.
Leo menceritakan mulai mengantre sejak pukul 18.30 WIB dan hingga pukul 22.30 WIB masih berada di dalam antrean. Ia mengaku terpaksa bertahan karena harus bekerja keesokan harinya.
Terkait hal ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan antrean panjang tersebut sudah terjadi dalam dua hari terakhir. Masalah ini disebabkan persoalan distribusi akibat adanya pemecatan massal sopir truk BBM.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan TNI/Polri. Kami dari TNI/Polri menyiapkan driver," ujar Bobby, Selasa (14/7).
Bobby meminta agar permasalahan internal ini tidak sampai mengganggu aktivitas dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pihak pemerintah daerah bersama aparat akan membantu mengatasi persoalan distribusi tersebut.
"(TNI/Polri) cek pengamanan untuk bisa mengganti sementara driver yang hari ini belum selesai perekrutannya. Jadi kami minta mulai malam ini dari TNI/Polri sudah siap jumlah personel untuk kontrol. Pertamina sedang berkoordinasi berapa jumlah yang dibutuhkan, pemerintah siap men-cover sementara," kata Bobby.
Simak berita selengkapnya di sini dan di sini.
Saksikan Live DetikPagi:
(zap/isa)