×
Ad

Terungkap Brankas Isi 74 Kg Emas Tersembunyi di Balik Dinding

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2026 20:04 WIB
Polri sita ratusan kg emas dan uang asing dalam penggeledahan terkait kasus korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. (dok. ist)
Jakarta -

Polisi melakukan pengusutan 3 kasus korupsi dan penggeledahan di 12 lokasi. Dalam penggeledahan rumah mewah di Sentul, Bogor, polisi menemukan 74 kg emas batangan dalam brankas yang tersembunyi di balik dinding.

Dirangkum detikcom, rangkaian penggeledahan dilakukan polisi pada Rabu (8/7/2026). Penggeledahan ini berkaitan langsung dengan penyidikan kasus korupsi di lingkungan PT PLN (Persero), PT ASABRI (Persero), dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Saat menggeledah salah satu rumah di Sentul, Jawa Barat, polisi menemukan sebuah brankas yang berukuran jumbo.

Berdasarkan video yang diterima detikcom, polisi menggunakan atribut jaket reserse warna biru tengah membuka salah satu dinding bermotif kayu warna cokelat. Saat dinding dibuka, ditemukan pintu brankas besar warna putih.

Dinding warna cokelat tersebut terlihat seperti tidak memiliki ruang di baliknya. Namun, saat dibuka oleh petugas kepolisian, terlihat jelas bahwa ada brankas berukuran besar.

Proses pembongkaran brankas berisi 74 Kg Emas yang ditemukan dari penggeledahan rumah di Bogor. (Foto: Dok. Istimewa)

Tim penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya kemudian menyita brankas jumbo yang tersembunyi tersebut.

Kakortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto mengatakan barang bukti tersebut ditemukan dalam brangkas terkunci dan tersimpan di dalam tujuh koper. Polisi juga menemukan uang asing yang ditemukan dalam pecahan dolar Amerika dan Singapura dalam brankas itu.

"Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kg emas batangan, kemudian USD 4.767.300. Kemudian SGD 14.083.800, kemudian Rp 100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar," kata Totok di Perumahan Bogor Golf Hijau, Kamis (9/7) dini hari.

Totok belum menjelaskan siapa pemilik rumah tersebut. Diduga, penggeledahan dilakukan terkait penanganan tiga kasus korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.

"Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik," kata Totok menjawab pertanyaan terkait pemilik rumah yang digeledah.

"Tadi sudah dijelaskan, nanti secara detail akan kita sampaikan setelah seluruhnya proses penyidikan dilakukan," imbuh Totok yang didampingi Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto.

Polisi menggeledah rumah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, yang diduga terkait 3 kasus korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Dari lokasi, polisi membawa 7 koper dan tas berisi barang bukti uang dan emas batangan dengan menggunakan kendaraan taktis (rantis).




(lir/lir)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork