×
Ad

Waka MPR: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Peran Semua Elemen Bangsa

Inkana Izatifiqa R. Putri - detikNews
Selasa, 07 Jul 2026 19:36 WIB
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendorong kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan nasional, ia menyoroti pentingnya wadah untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kualitas dan karakter anak bangsa.

"Peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif semua elemen bangsa," kata Lestari dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Belum lama ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB). Gerakan ini bertujuan untuk menghidupkan semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Gerakan tersebut diinisiasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pendidikan nasional, seperti masih adanya 2,92 juta anak Indonesia yang tidak bersekolah. Kemudian, lebih dari 200 ribu gedung sekolah dalam kondisi rusak.

Selain itu, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang diikuti lebih dari 8,7 juta murid SD dan SMP juga belum memperlihatkan hasil yang baik dengan angka literasi rata-rata 60 untuk tingkat SD dan 60,83 tingkat SMP. Sementara untuk kemampuan numerasi, angka rata-rata 43,41 untuk tingkat SD dan 40,34 untuk tingkat SMP.

Lestari berharap Gerakan PSPB dapat menjadi ruang bagi guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, hingga mitra pembangunan dan organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Gerakan PSPB, kontribusi dari dunia usaha, filantropi, dan masyarakat menjadi lebih terarah dan tepat sasaran, khususnya dalam mendukung pengembangan bakat, minat, dan karakter generasi penerus bangsa," papar Lestari

Lestari menambahkan, gerakan tersebut dapat berperan sebagai katalis bagi terwujudnya ekosistem pendidikan yang unggul dalam capaian akademik dan pengembangan karakter.

Anggota Komisi X DPR RI ini pun mendorong agar Gerakan PSPB memprioritaskan dukungan program terkait isu-isu krusial seperti pelatihan guru, penyediaan konten dan infrastruktur digital, hingga revitalisasi sekolah.

Ia menegaskan upaya semua pihak terkait untuk mendukung gerakan itu adalah kunci perbaikan nyata pada sistem pendidikan nasional. Selain itu, data TKA yang rinci harus menjadi dasar kebijakan berbasis bukti.

"Kita semua, mulai dari pemerintah pusat, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua, harus siap mengubah pola pengajaran dan pendampingan untuk membangun kompetensi dan karakter siswa yang lebih baik," tegasnya.

Melalui Gerakan PSPB, Lestari berharap Indonesia dapat melangkah lebih cepat dalam mewujudkan cita-cita pendidikan yang bermutu. Gerakan ini juga diharapkan dapat sekaligus melahirkan generasi emas yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing.



Simak Video "Video: Pemprov DKI Beri Bantuan Rp 2,2 M ke 110 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera "

(prf/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork