×
Ad

PSI Respons PDIP Usul Gibran Berkantor di IKN: Pandangannya Cetek

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 18 Mei 2026 19:50 WIB
Ketua DPP PSI Bestari Barus (Foto: Tara Wahyu/detikJateng)
Jakarta -

Ketua DPP PSI Bestari Barus merespons usulan PDIP yang meminta Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berkantor di IKN. Bestari menilai usulan tersebut tidak tepat.

"Menurut PSI itu pandangan yang agak cetek ya, karena harusnya yang diusulkan Presiden dong. Kok tanggung amat usulan PDIP. Katanya partai gede tapi usulannya nanggung gitu," kata Bestari kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Dia menilai seharusnya pembahasan soal pemindahan aktivitas ke IKN tak diarahkan secara personal kepada Gibran. Menurutnya, PDIP terlalu tendensius.

"Ya dia harusnya ngomongnya, ya semua kita pindah aja ke IKN, kenapa mesti tendensius ke Gibran. Gibran itu satu kesatuan dengan Pak Presiden. Dia wakil presiden itu kan pembantu presiden, bekerja sesuai perintah presiden. Kok PDIP kadernya begituan nggak paham gitu, kenapa ya? Ha-ha-ha," ujarnya.

Dia mengatakan Gibran juga sudah pernah menjawab soal usulan berkantor di IKN.

"Masa kader PDIP segituan, kelas segitu nggak paham sih? Mengulang-ulang, mengulang-ulang gitu ya. Sudah dijawab beberapa kali oleh Pak Gibran sebagai Wapres juga nggak mudeng-mudeng gitu," sambungnya.

Menurutnya, anggota DPR yang seharusnya menjadi contoh untuk pindah terlebih dulu ke IKN. Bestari mengatakan jika PSI telah masuk parlemen, akan mengusulkan untuk lebih dulu pindah ke IKN.

"Seharusnya yang disarankan ya, seharusnya kan memang DPR aja mendahului gitu. Kami kalau nanti sudah di Senayan, kami justru yang akan mengajak kawan-kawan DPR itu duluan di sana gitu," jelasnya.

"Beri contoh saja. Sebaiknya dia memberi contoh sebagai kader yang katanya dari partai terbaik, kan? Beri contoh dong. Kalau jangan memecah belah antara presiden dengan wakil presiden. Itu satu kesatuan," imbuh dia.




(amw/jbr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork