×
Ad

Antisipasi Hantavirus, Komisi IX DPR Minta Gencarkan Surveilans dan Sosialisasi

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 11 Mei 2026 06:54 WIB
Foto: Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris. (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memastikan satu warga asal Kulon Progo yang suspek terpapar hantavirus dinyatakan negatif. Meski begitu, Komisi IX DPR meminta pemerintah memperkuat surveilans untuk mencegah adanya penularan virus.

"Terkait informasi suspek Hanta Virus di DIY yang kemudian telah dipastikan negatif oleh Dinas Kesehatan, tentu kita mengapresiasi langkah cepat dan transparan dari Dinkes DIY dalam melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi PDIP Charles Honoris kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

"Meski hasilnya negatif, kejadian ini tetap menjadi pengingat penting bahwa penguatan surveilans penyakit menular harus terus dilakukan," sambungnya.

Charles menekankan pemerintah perlu memastikan sistem surveilans berjalan baik hingga ke daerah, termasuk kesiapan fasilitas kesehatan, laboratorium, serta mekanisme deteksi dini dan pelaporan yang cepat. Ia pun mendorong penguatan koordinasi pemerintah dengan otoritas kesehatan negara lain.

"Selain itu, pemerintah juga perlu terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan otoritas kesehatan di berbagai negara serta lembaga kesehatan internasional untuk memonitor perkembangan dan penyebaran virus ini secara global. Langkah tersebut penting agar Indonesia dapat melakukan antisipasi lebih dini dan menyiapkan respons kesehatan masyarakat secara tepat," katanya.

Charles juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

"Ikuti informasi resmi dari pemerintah maupun otoritas kesehatan," pungkasnya.

Di sisi lain, anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago mendorong pemerintah melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat dalam mengantisipasi risiko penularan hantavirus.

"Kemenkes sudah on the track dalam memberikan informasi ke publik melalui sosialisasi Germas, namun memang harus dilakukan dengan turun langsung juga karena tidak semua masyarakat punya gadget yang memadai dan belum lagi masih banyak wilayah yang masih blank spot," kata Irma kepada wartawan, Senin (11/5/2026).




(fca/imk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork