×
Ad

Mendagri Kunjungi Tomohon, Pastikan Program 3 Juta Rumah Berjalan

Renaldi Saputra - detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 18:54 WIB
Foto: Kemendagri
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, memastikan Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berjalan di seluruh daerah. Program ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan meninjau langsung program perumahan rakyat di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Adapun lokasi yang ditinjau berada di Rumah Tapak Subsidi Perumahan Grazia Residence 2 Tomohon.

Dalam suasana khidmat, Mendagri bersama rombongan berdialog langsung dengan penghuni dan pemilik perumahan tersebut. Diketahui, pemilik perumahan tersebut merupakan atlet bulu tangkis nasional Greysia Polii.

"Kita tahu bahwa program perumahan ini salah satu program unggulan Bapak Presiden. Ini program prioritas," ujar Tito, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Tito mengatakan pihaknya bersama Maruarar Sirait telah berkeliling ke sejumlah daerah untuk menyosialisasikan program tiga juta rumah. Ia berharap langkah serupa dapat diikuti oleh pemerintah daerah (Pemda) guna mendukung implementasi program tersebut.

Dari sisi regulasi, ia menjelaskan Kemendagri telah menerbitkan kebijakan yang meminta Pemda menggratiskan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Dulu namanya IMB, Izin Mendirikan Bangunan, namanya PBG sekarang, sama kami sepakat sudah membuat dengan Pak Ara [aturan tentang PBG dan BPHTB bagi MBR] sudah ditanda tangan, itu juga kita nolkan juga," katanya.

Aturan tersebut diharapkan dapat mempermudah penyediaan rumah bagi MBR maupun pengembang. Tito menambahkan, daerah perlu membantu menyukseskan implementasi program tersebut melalui kemudahan perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP). Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memiliki hunian layak.

Di sisi lain, Tito meyakini implementasi program perumahan tersebut akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Sebab, para pelaku usaha di sektor tersebut akan terdorong oleh dampak ekonomi yang ditimbulkan. Selain itu, hal tersebut juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Ini namanya terobosan kreatif win-win. Semuanya untung. Saya kira gitu," tandasnya.

Usai kegiatan tersebut, Tito bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke calon penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Tomohon. Mereka memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran.

Tonton juga video "Mendagri: Lumpur-Kayu Jadi Kendala Pemulihan Bencana Sumatera"




(anl/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork