Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi gejolak global. Menurutnya, Langkah tersebut sejalan dengan Undang-Undang Dasar yakni menjaga ketertiban dunia.
Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan apresiasinya terhadap langkah cepat dan tegas Presiden Prabowo yang segera menggelar rapat strategis di Istana Merdeka guna membahas berbagai skenario dampak eskalasi konflik global, khususnya terkait serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
Hal tersebut diungkapkan olehnya olehnya dalam acara Buka Puasa Bersama DPP PAN di Jakarta, Jumat (6/3/2026) .
"PAN akan selalu mendukung Presiden Prabowo untuk ikut (sebagaimana perintah Undang-undang Dasar) menjaga ketertiban dunia. Prinsipnya lebih baik kita ikut berperan ketimbang kita di luar tapi tidak bisa berbuat apa-apa," kata Zulhas dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).
Zulhas mengingatkan bahwa gejolak geopolitik global saat ini berpotensi besar menimbulkan tekanan pada harga komoditas, mengganggu rantai pasok internasional, hingga mempengaruhi stabilitas fiskal dan ketahanan pangan nasional. Dalam situasi ini, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang tenang, rasional, dan mampu mengambil keputusan strategis dengan cepat.
"Kita harus sigap mengantisipasi dan memitigasi berbagai risiko dari eskalasi konflik global. Yang paling krusial adalah menjaga sektor ekonomi, ketahanan energi, dan tentunya ketahanan pangan nasional. Ini bukan sekadar urusan perut, ini soal kedaulatan negara," tuturnya.
Zulkifli Hasan juga memaparkan capaian dan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Dia menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia tidak boleh bergantung pada pasar internasional untuk kebutuhan dasar rakyat.
Program swasembada ikan, menurut Zulhas, menjadi salah satu fokus unggulan. Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia harus mampu memanfaatkan potensi lautnya secara optimal. Hal itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan protein rakyat sekaligus memperkuat ekonomi nelayan dan pembudidaya ikan.
"Kita terus mendorong swasembada pangan secara menyeluruh. Swasembada beras, swasembada jagung, swasembada ikan, dan komoditas strategis lainnya. Petani harus kuat, produksi harus meningkat, distribusi harus efisien. Negara harus hadir memastikan pangan tersedia dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Zulhas.
Simak juga Video: Jokowi Ungkap Pembicaraan Saat Bertemu Prabowo-SBY hingga Eks Menlu
(akn/ega)