×
Ad

Prabowo Sampai Waswas Buntut Diminta Cek Izin Perusahaan Dicabut

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Jan 2026 07:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). (Foto: Dok. YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mencabut izin perusahaan yang atau melakukan pelanggaran. Namun, ia waswas saat diminta melihat daftar perusahaan nakal yang akan dicabut. Kenapa?

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/1/2026). Prabowo awalnya bercerita soal dirinya yang kerap ingin disogok selama setahun menjabat presiden.

"Aku satu tahun saja ya jadi Presiden, geleng-geleng kepala juga saya. Berapa kali saya mau disogok. Bolak-balik datang, minta ini minta itu, saya.... Tegakkan peraturan, tegakkan sesuai dengan kepentingan bangsa dan negara, saya tidak ikut-ikut yang lain-lain," kata Prabowo.

Dari situ, ia lantas bercerita sempat diberi daftar perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran dan akan dicabut izinnya. Prabowo tidak mau melihat daftar tersebut karena waswas dan terpengaruh dengan kepentingan politik.

"Kemarin saya di kasih daftar, 'Pak ini daftar sekian puluh perusahaan yang melanggar, yang mau dicabut izinnya,' 'Silakan Bapak pelajari'," kata Prabowo.

Prabowo mengaku tidak enak jika mengetahui ada pihak yang dikenalnya di daftar tersebut, baik kolega maupun kader Gerindra. Oleh karenanya, dia mengaku tidak mau ikut campur dengan urusan tersebut.

"Saya bilang, 'Saya nggak mau, saya nggak mau lihat itu'. Karena saya takut ada teman saya di situ, iya kan? Nggak enak, bisa terpengaruh saya. Begitu lihat daftar 'Oh aduh teman saya', begitu lihat 'Eh ini Gerindra lagi'. Jadi lebih baik saya enggak lihat," ujarnya.

"Saya nggak mau tahu, jadi kalau yang dicabut, ya salahkan saja Jaksa Agung, ya kan," lanjut Prabowo.




(eva/azh)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork