Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) mengirimkan tim trauma healing ke Sumatera Barat. Pengiriman personel ini untuk membantu pemulihan psikologi korban bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Barat.
Kepala Biro SDM Polda Riau, Kombes Pol Anisullah M Ridha, menyampaikan pihaknya mengirimkan sejumlah personel bagian psikolog, antara lain Iptu Oki, Ipda Olivia, Briptu Ravi, dan Bripda Rina, ke lokasi bencana di Sumbar. Mereka diberangkatkan pada Sabtu (29/11) kemarin, bersamaan dengan 290 personel lain yang dikerahkan dalam Operasi Aman Nusa II.
Misi utama tim ini adalah memberikan pendampingan psikologis mendalam di lokasi bencana. Tujuan kegiatan yang dilaporkan adalah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memberikan pendampingan dan dukungan Psikologi serta trauma healing terhadap korban bencana banjir bandang yang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Barat," kata Kombes Anis, Minggu (30/11/2025).
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melepas pasukan untuk misi kemanusiaan ke Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). Foto: dok. Polda Riau |
Kombes Anis menambahkan bahwa kesiapan tim trauma healing ini merupakan wujud komitmen Polda Riau untuk hadir dalam situasi darurat.
"Tim trauma healing Polda Riau memang sudah siap siaga dalam situasi-situasi yang membutuhkan," ungkapnya.
Tim trauma healing akan bergabung dengan Tim SAR lainnya untuk melayani dan memberikan pemulihan kesehatan mental terhadap para warga yang terdampak.
"Mereka akan berada di Sumbar bersama tim SAR lainnya untuk membantu dan melayani korban dan juga petugas-petugas agar siap secara mental, memelihara kesehatan mentalitas petugas, (serta) mengembalikan mentalitas para penyintas dan masyarakat umumnya," jelasnya.
Keberangkatan tim ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, membantu pemulihan kondisi mental dan emosional baik bagi para korban yang kehilangan harta benda maupun keluarga, serta menjaga kondisi psikologis petugas yang bertugas di lapangan.
Sebanyak 290 personel dikirim ke Sumbar untuk misi kemanusiaan (Foto: dok. Polda Riau) |
290 Personel BKO Polda Riau
Sebanyak 290 personel BKO Polda Riau dikirim ke Sumbar untuk menjalankan misi kemanusiaan, terdiri atas 5 bus Brimob, 4 truk peralatan Brimob, mobil water treatment, mobil penghasil air, 3 bus Ditsamapta, rantis K-9, rantis SAR, ambulans Biddokkes, mobil DVI, truk Polairud, mobil tanki logistik BBM, hingga perangkat komunikasi seperti repeater, Vicon, HT Motorola, dan internet satelit Starlink.
Selain itu, Polda Riau juga mengirimkan berbagai perlengkapan SAR termasuk tenda medis, pelbet, dapur lapangan, genset, drone, dan peralatan evakuasi turut diberangkatkan untuk memastikan operasi berjalan optimal.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, respons cepat bukanlah slogan, tetapi bukti kesiapan Polri dalam menghadapi situasi darurat.
"Informasi diterima, kekuatan dihitung, dan dalam hitungan jam pasukan diberangkatkan. Inilah arti readiness Polri, siap bergerak kapanpun, dimanapun, untuk siapapun," ujar Irjen Hery, Sabtu (29/11).
Tonton juga Video: Pengungsi Lewotobi Terima Bantuan hingga Trauma Healing













































