×
Ad

Kisah Walkot Sibolga Terjebak Longsor hingga 3 Hari Jalan Kaki

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 21:33 WIB
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri (baju hitam), saat perjalanan menuju Sibolga. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Tiga hari tak ada kabar, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Penarik sempat dilaporkan menghilang di tengah bencana banjir-longsor. Cerita di baliknya, Akhmad Syukri berjalan kaki tiga hari melintasi dua kabupaten kembali ke Sibolga.

Cerita berjalan tiga hari Akhmad Syukri berawal dari laporan tidak dapat dihubungi. Ketua DPP NasDem Bakhtiar Akhmad Sibarani menyebut Akhmad Syukri terakhir mengirimkan pesan pada Selasa (25/11), sebelum banjir-longsor menerjang sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Setelah tiga hari tak ada kabar di tengah kondisi bencana, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengaku sudah berkomunikasi dengan dengan Akhmad Syukri. Suharyanto menyebut kondisi Akhmad kini baik-baik saja.

"Kebetulan tadi sudah langsung berkomunikasi dengan Wali Kota Sibolga. Jadi, kondisinya beliau alhamdulillah tidak ada masalah, sehat walafiat, mungkin sekarang kecapekan," kata Suharyanto, dilansir detikSumut, Jumat (28/11).

Saat berkomunikasi itu, kata Suharyanto, wajah Akhmad Syukri terlihat kelelahan, dia menyarankan Akhmad Syukri untuk beristirahat. Dari komunikasi awal itu, diketahui Akhmad Syukri berjalan kaki menuju Sibolga.

"Jadi, kelihatannya capek, tapi mukanya segar, saya sampaikan, 'Ya sudah Pak Wali, besok saja kita ketemu, Pak Wali istirahat dulu. Beliau (Akhmad Syukri) ngomong, 'Saya jalan kaki, Pak, empat hari'," jelasnya.

Suharyanto mengatakan Akhmad Syukri terjebak longsor, hingga berujung tak ada kabar karena infrastuktur komunikasi ikut rusak diterjang banjir-longsor. "Beliau (Akhmad Syukri) terjebak di rute longsor antara Sibolga dan Tarutung yang sekarang sedang dibuka, yang target saya besok bisa tembus," imbuhnya.




(rfs/maa)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork