Sumatera Barat dilaporkan cenderung pulih pasca-banjir besar. Namun, jumlah pengungsi masih meningkat di sejumlah titik akibat banjir yang merendam rumah warga.
"Pengungsian ini tersebar ya dicatat sekitar 11.000 lebih jiwa yang paling banyak di kota padang, meskipun Kota padang relatif berangsur baik, tidak ada pengungsian pusat, mereka ngungsi di rumah saudara atau kerabat," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam jumpa pers, Sabtu (29/11/2025).
Berikut sebaran pengungsi lainnya:
- Padang Pariaman: 562 KK
- Padang Panjang: 216 KK
- Kabupaten Agam: 208 KK
- Kabupaten Pasaman: 336 KK
Selain itu, ada juga di Tanah Datar dan Pesisir Selatan. Namun, Suharyanto tidak menjelaskan berapa jumlah korban mengungsi di sana, dia hanya mengatakan warga di sana terisolir karena jalur transportasinya terputus.
"Di Tanah Datar ini penjelasan Pak Bupati kemarin ada beberapa desa meskipun korban jiwanya tidak banyak tapi terisolir akibat jalur transportasinya masih putus, sehingga mereka mengungsi dan untuk mendistribusikan logistik harus menggunakan jalur air, jadi menggunakan LCR," katanya.
"Tapi inipun secara bertahap, secara terus menerus kita bantu. Dan Kabupaten Pesisir Selatan ini juga pengungsi cukup banyak ada beberapa jalur transportasi jembatan gantung, Pak bupati juga melaporkan kondisinya putus," sambungnya.
(zap/dhn)