Massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berdialog langsung dengan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono. Dekananto berjanji mengusut tuntas kasus kematian Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis).
"Polisi harus jadi pengaman masyarakat, bukan justru pembunuh," kata mahasiswa di lokasi, Jumat (29/8/2025).
Dekananto menghargai penyampaian pendapat yang dilakukan mahasiswa. Dia juga paham atas situasi kebatinan massa setelah kematian Affan.
Dia mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. Saat ini tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya sudah diproses.
"Kejadian itu sama-sama tidak kita inginkan. Kami sampaikan, Bapak Kapolda menyampaikan komitmen kasus ini akan diusut tuntas. Hari ini juga ketujuh tersangka sudah disel dan diproses," kata Dekananto.
Dia meminta semua pihak mengawal proses pengusutan kasus tersebut. Polda Metro Jaya, kata dia, berkoordinasi dengan polda jajaran untuk membebaskan massa aksi yang sempat diamankan.
"Nanti bisa komunikasi dengan saya apabila masih ada diamankan. Kami akan komunikasi untuk dibebaskan. Teman-teman mahasiswa sahabat kami, saya apresiasi, terima kasih atas nama keluarga besar Polda Metro, kami menghargai menghormati kehadiran teman-teman," jelasnya.
Lihat Video 'Massa Demo Rusak-Bakar Pospol Depan Polda Metro Jaya':
(wnv/gbr)