Kasus tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, menyisakan luka. Masyarakat berbondong-bondong memberikan bantuan dan menuntut kasus diusut tuntas.
Salah satunya kelompok emak-emak yang menyediakan posko logistik untuk massa demo bela Affan yang akan digelar di Polda Metro Jaya. Posko logistik berada di Jalan Jenderal Sudirman dekat stasiun MRT.
Salah satu koordinator, Nada (45), mengatakan dia bersama rekan-rekannya sengaja menggalang dana untuk membantu massa aksi. Dalam tiga jam, donasi yang terkumpul mencapai Rp 105 juta.
"Kami ngumpulin dana dari Instagram, donasi dari netizen. Ini minuman banyaknya. Kita kenalan di Instagram. Yang hari ini, dalam tiga jam terkumpul Rp 105 juta," kata Nada saat ditemui di lokasi, Jumat (29/8/2025).
Nada mengatakan pihaknya juga sudah membantu membangun posko logistik pada demo 25 dan 28 Agustus. Hari ini, mereka kembali turun untuk membantu massa yang memperjuangkan hak Affan.
"Kami memang kemarin bantu demo, ngelihat semua kesulitannya bagaimana, kayaknya logistik sangat dibutuhkan. Hari ini ada info BEM SI mau turun kita bantu lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, mewakili emak-emak dia juga meminta transparansi DPR hingga meminta revolusi Polri. Dia meminta tidak boleh ada lagi kasus kekerasan yang dilakukan aparat penegak hukum.
"Kalau kami, ini isunya dekat dengan ibu ibu, kami menuntut transparan dari DPR khususnya soal dana dan lain hal. Untuk Polri reformasi, Polri stop kekerasan," tuturnya.
Sebagai informasi, Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.
Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).
Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.
Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dirinya kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.
Lihat Video 'Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Ojol Affan Dilindas Rantis':
(wnv/idn)