Massa aksi di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri. Saat ini, akses Jalan Kramat Kwitang masih ditutup.
Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (29/8/2025), akses Jalan Kramat Kwitang masih belum dibuka hingga pukul 12.10 WIB. Akses jalan ini pun masih dipenuhi sejumlah orang.
Kepadatan orang-orang yang berkumpul pun memanjang hingga ke simpang Senen. Sejumlah motor tampak masih terparkir.
Terlihat juga beberapa pedagang masih berlalu lalang di area Jalan Kramat Kwitang ini. Beberapa masyarakat juga berjalan kaki di tengah Jalan Kramat Kwitang ini.
Sementara akses Jalan dari Salemba menuju Senen hingga Jalan Gunung Sahari tetap bisa dilintasi oleh pengendara. Hanya saja, perjalanan para pengendara sedikit tersendat lantaran masih banyak motor yang terparkir di tepi jalan.
Massa sendiri mulai meninggalkan Markas Brimob pada pukul 10.30 WIB. Mereka bubar secara perlahan didampingi anggota Kostrad, Marinir, dan Brimob.
Massa aksi bubar setelah berdialog dengan Asintel Kaskostrad, Brigjen Muhammad Nas dan Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton Asrar.
"Kapolri telah menemui orang tua daripada korban. Sudah ada tujuh anggota Brimob yang diamankan. Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan untuk kami," kata Kompol Anton kepada massa aksi di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Sementara M Nas menyampaikan pihaknya telah mengajak bicara para peserta aksi agar bisa melakukan aksi secara tertib. Dia pun meminta agar massa tak kembali dan hanya mengirim perwakilannya untuk berbicara dengan pihak Brimob.
"Saya meminta mereka kembali (pulang) saja. Nanti biar perwakilan yang datang ke sini, jadi tidak semua," ujar Nas.
Lihat Video 'Mal Atrium Senen Tutup Buntut Demo, Bantah Hoax Diserbu Massa':
(amw/amw)