Hal ini disampaikan olehnya saat memberikan kuliah umum bagi 720 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untirta, Serang, Banten, Minggu (20/8/2023). Turut hadir Ketua Barisan Muda PAN Banten Agung Sukmana.
"Mahasiswa wajib melakukan praktek pengabdian kepada masyarakat. Sehingga tidak hanya berkutat dengan permasalahan tugas yang diberikan di kelas. Namun yang lebih penting adalah kehadiran mahasiswa memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Yandri Susanto.
"Pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi bertujuan untuk menciptakan generasi muda dengan kemampuan berpikir yang kreatif, inovatif serta mandiri. Hal ini hanya bisa dicapai apabila mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat," sambungnya.
Baca juga: PAN: Jokowinomics ya Prabowonomics |
Ia mengatakan dengan menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi maka mahasiswa bisa lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
"Karena selembar ijazah yang diterima ketika lulus tidak akan bermanfaat ketika kehadiran mahasiswa tidak bisa peka dan merasakan denyut nadi kebutuhan masyarakat," ungkap Yandri.
Menurutnya, hal itu yang bisa membuat mahasiswa menjadi manusia yang lebih bermanfaat, sehingga bisa memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
"Kepekaan inilah yang menjadikan kita manusia yang bermanfaat, sehingga bisa memperjuangkan apa yang kita yakini benar. Mahasiswa mempunyai tanggung jawab menjadi manusia terbaik di lingkungannya. Baik di lingkungan sosial maupun lingkungan rumah tinggalnya," tuturnya.
Yandri berharap mahasiswa Untirta menjadi pemimpin masa depan Indonesia dengan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global yang sudah terjadi di depan mata.
"Persiapkan diri, karena pasti ada waktunya bagi kalian untuk menjadi pemimpin. Asah terus kepekaan terhadap masyarakat dan tidak lupa tingkatkan kemampuan intelektualitas sehingga siap bersaing dalam pergaulan global," tutupnya.
(ega/ega)











































