Apa Itu Genosida? Ini Pengertian, Sejarah, dan Kasusnya

ADVERTISEMENT

Apa Itu Genosida? Ini Pengertian, Sejarah, dan Kasusnya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Kamis, 26 Jan 2023 11:47 WIB
Apa itu genosida? Genosida adalah pembunuhan massal untuk memusnahkan suatu kelompok tertentu. Tindakan ini ditujukan kepada orang-orang di suatu perkumpulan.
Monumen Genosida di Armenia (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta -

Apa itu genosida? Genosida adalah pembunuhan secara massal untuk memusnahkan suatu kelompok tertentu. Biasanya, genosida ditujukan kepada orang-orang yang berada di suatu perkumpulan.

Istilah genosida semakin sering didengar masyarakat sejak tragedi pembantaian kaum Yahudi oleh di Jerman oleh Adolf Hitler dan kelompok Nazi. Berikut adalah pengertian genosida.

Apa Itu Genosida? Cek Penjelasannya

Dikutip dari KBBI, genosida adalah pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras. Adapun menurut situs Museum Memorial Holocaust Amerika Serikat, genosida adalah tindakan yang dilakukan untuk menghancurkan, seluruhnya atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras atau agama.

Apa itu genosida? Genosida adalah pembunuhan massal untuk memusnahkan suatu kelompok tertentu. Tindakan ini ditujukan kepada orang-orang di suatu perkumpulan.Apa itu genosida? Genosida adalah pembunuhan massal untuk memusnahkan suatu kelompok tertentu. Tindakan ini ditujukan kepada orang-orang di suatu perkumpulan. (Foto: Getty Images/Chip Somodevilla)

Macam-macam Tindakan Genosida

Genosida merupakan penghabisan orang-orang dalam suatu kelompok tertentu. Tindakan genosida dapat meliputi:

  1. Membantai anggota kelompok
  2. Menyebabkan kerusakan fisik atau mental yang serius terhadap anggota kelompok
  3. Secara sengaja memberikan kondisi hidup yang tidak menyenangkan kepada kepada kelompok masyarakat yang diperhitungkan akan menimbulkan pengrusakan fisik secara keseluruhan atau separuhnya
  4. Menerapkan tindakan-tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran di dalam kelompok masyarakat
  5. Secara paksa memindahkan anak-anak dari suatu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainnya.

Sejarah Genosida

Dilansir situs resmi PBB, seorang pengacara Yahudi Polandia bernama Raphael Lemkin pada tahun 1944 berupaya menggambarkan kebijakan pembantaian sistematis Nazi, termasuk pembinasaan kaum Yahudi Eropa. Ia membentuk kata "genocide" (genosida) dengan menggabungkan kata geno-, dari bahasa Yunani yang berarti ras atau suku, dengan kata -cide (sida), berasal dari bahasa Latin yang berarti pembantaian.

Kemudian, Lemkin mengembangkan istilah tersebut sebagai tanggapan atas kebijakan pembunuhan sistematis orang Yahudi oleh Nazi selama Holocaust. Selain itu, istilah genosida juga sebagai tanggapan atas tindakan yang ditargetkan yang ditujukan untuk menghancurkan kelompok orang tertentu.

Raphäel Lemkin membentuk kampanye agar genosida diakui dan dikategorikan sebagai kejahatan internasional. Pada tahun 1946, genosida pertama kali diakui sebagai kejahatan menurut hukum internasional oleh Majelis Umum PBB. Lalu, genosida dijadikan sebagai kejahatan independen dalam Konvensi 1948 tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida(Konvensi Genosida) dan berlaku mulai Januari 1951.

Apa Itu Genosida? Ini Contoh Kasusnya

Ada tiga kasus yang tercatat oleh ketentuan konvensi PBB tahun 1948 sebagai kejahatan genosida. Dikutip dari BBC, ketiga peristiwa tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Genosida Armenia: Pembunuhan massal orang-orang Armenia oleh Turki Ottoman antara 1915-1920
  2. Holocaust: Tragedi pembunuhan massal oleh Adolf Hitler dan kelompok Nazi yang menyebabkan lebih dari enam juta orang Yahudi terbunuh
  3. Genosida Rwanda di Afrika: Kejadian ini menewaskan sekitar 800.000 orang Tutsi dan Hutu moderat dalam genosida tahun 1994.
(kny/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT