Trik Gandakan Duit Ala Serial Killer Wowon: Seribu Jadi Rp 10 Ribu

ADVERTISEMENT

Trik Gandakan Duit Ala Serial Killer Wowon: Seribu Jadi Rp 10 Ribu

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 18:26 WIB
pelaku serial killer
Tiga tersangka serial killer Bekasi-Cianjur (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Polisi mencatat ada 11 tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang serial killer Wowon cs. Wowon menggunakan media amplop untuk melakukan trik tipu-tipunya itu.

"Jadi memang meyakinkan korban sehingga mau menyerahkan barangnya. Serangkaian penipuan dan kebohongannya bagaimana sedemikian rupa, mencontohkan menggandakan uang dari jumlah seribu atau lima ribu menjadi sepuluh ribu dalam amplop," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Meski tidak masuk akal, namun trik itulah yang digunakan oleh Wowon untuk menipu korban. Dengan modus 'kekuatan supranatural', Wowon bekerja sama dengan partner in crime, Solihin alias Duloh memperdaya para TKW.

"Tentu ini ada trik-trik ya, memang tidak masuk logika. Tetapi itu yang dikuasai. Intinya, memang penipuan ini menjadi janji-janji meyakinkan kepada para korban dengan berkemas kemampuan supranatural ini menunjukkan motif ekonomi tadi, untuk menguasai harta orang lain atau melakukan penipuan," ungkapnya.

11 TKW Ditipu Wowon cs

Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkapkan adanya penipuan modus penggandaan uang yang dilakukan serial killer Wowon cs.Polisi mencatat ada 11 tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban penipuan Wowon cs.

"Sementara ada 11 orang TKW yang menjadi korban penipuan yang mengirim uang kepada Tersangka Dede Sholehudin, kemudian digunakan oleh tiga orang itu (Wowon cs)," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/1).

Tersangka Dede bertugas menampung dana dari para TKW. Dari penelusuran polisi, diketahui para korban mengirim uang kepada Dede melalui transfer rekening dan Western Union.

"Pengirimannya ada dua jenis melalui rekening dan Western Union yang bisa diambil di Kantor Pos," kata Hengki.

Hengki mengatakan pihaknya telah mendata para korban penipuan tersebut. Beberapa di antaranya sudah bisa dihubungi.

"Empat orang bisa kita hubungi di luar negeri. Kemudian beberapa orang sudah kembali ke Indonesia dan perjalanan ke Polda Metro Jaya tiga orang. Sisanya kami cari, kami hubungi keluarganya untuk mencari keberadaan daripada korban penipuan ini," katanya.

Simak video 'Polisi Ekshumasi Makam Halimah, Korban Wowon Serial Killer':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT