BKKBN Temukan 110 Ribu Balita Stunting di DKI, Ini Respons Heru Budi

ADVERTISEMENT

BKKBN Temukan 110 Ribu Balita Stunting di DKI, Ini Respons Heru Budi

Antara News - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 11:59 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono (Brigitta Belia Permata Sari/detikcom)
Jakarta -

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan sekitar 110 ribu anak di Jakarta mengalami stunting. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan akan menelusuri penyebabnya.

"Saya akan cek ke Dinas Sosial dan lain-lain, penyebabnya apa," kata Heru seperti dilansir Antara, Rabu (25/1/2022).

Rencananya, Heru akan mengumpulkan para pejabat eselon II dan instansi terkait untuk mencari solusi atas temuan BKKBN tersebut pada Rabu (25/1).

Meski begitu, dia mengatakan Pemprov DKI sudah membuat program Jakarta Sehat, Subsidi Pangan, dan Kartu Anak Jakarta sebagai program kesejahteraan rakyat.

"Pemprov DKI sudah banyak memberikan, ada kartu Jakarta Sehat, ada Subsidi Pangan, Kartu Anak Jakarta, itu dimanfaatkan. Saya akan teliti kenapa bisa ada tengkes," ucap Heru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta per September 2022, ada 494 ribu orang penduduk miskin di DKI Jakarta. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan Maret 2022, yang mencapai 502 ribu orang.

Adapun persentase jumlah penduduk miskin itu di Jakarta sudah menurun menjadi 4,61 persen dari total penduduk di Jakarta yang mencapai sekitar 10,6 juta orang.

110 Ribu Balita Stunting di Jakarta

Sebelumnya, BKKBN menyatakan anak-anak yang tumbuh di DKI Jakarta belum bisa dinyatakan bebas dari bahaya tengkes (stunting). BKKBN masih menemukan kasus stunting di Ibu Kota.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Jokowi Apresiasi Keberhasilan Sumedang Turunkan Stunting Berbasis Digital

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT