Rekan Seangkatan Eliezer di Brimob Datangi PN Jaksel Jelang Sidang Pleidoi

ADVERTISEMENT

Rekan Seangkatan Eliezer di Brimob Datangi PN Jaksel Jelang Sidang Pleidoi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 09:50 WIB
Jakarta -

Sejumlah orang yang mengaku rekan seangkatan Korps Brimob dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Mereka mengaku datang untuk mendukung Eliezer yang sedang menghadapi proses hukum terkait kasus pembunuhan Brigadir N Yosua Hutabarat.

Pantauan detikcom di PN Jaksel, Rabu (25/1/2023), puluhan orang itu terlihat memakai kemeja hitam. Kemeja itu bertuliskan 'XLVI WATUKOSEK 2019'.

Mereka yang mengaku satu angkatan dengan Eliezer itu terlihat memenuhi ruang sidang utama PN Jaksel. Salah satu teman Eliezer, Muhammad Iqbal Fauzi, mengatakan mereka datang ke PN Jaksel untuk memberi dukungan kepada Eliezer.

"Kami dari letingnya Bharada E, Bharapana Nusantara, datang ke sini untuk mendukung Richard Eliezer untuk dibebaskan. Kalau bisa, bergabung lagi bersama kami," ujar Iqbal.

Iqbal berharap hakim membebaskan Eliezer dari tuntutan hukum. Selain itu, ada karangan bunga yang terlihat berada di depan PN Jaksel. Karangan bunga itu bertuliskan 'Selesaikan Tugas dengan Kejujuran karena Kita Masih Bisa Makan dengan Garam'.

Tulisan di karangan bunga itu termuat nama Bharapana 46 Korps Brimob Polri. Ini adalah nama angkatan atau leting Eliezer di Brimob untuk angkatan 2019.

Eliezer Bela Diri dari Tuntutan Hari Ini

Bharada Richard Eliezer dituntut hukuman 12 tahun penjara di kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. Richard Eliezer pun akan menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi hari ini.

Dilansir SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), sidang akan dilakukan pada Rabu (24/1). Sidang agenda pembelaan diri rencananya dimulai pada pukul 09.00 WIB di ruang sidang utama PN Jaksel.

Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto mengatakan sidang akan dipimpin oleh hakim ketua Wahyu Iman Santoso dengan dua hakim anggota Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono.

(whn/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT