Eks Pejabat BPK Sultra Segera Diadili di Kasus Laporan Keuangan PUTR

ADVERTISEMENT

Eks Pejabat BPK Sultra Segera Diadili di Kasus Laporan Keuangan PUTR

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 16:26 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

KPK menyatakan berkas perkara Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Tenggara Andy Sonny (AS) dan tersangka lainnya telah lengkap. Para tersangka kasus suap pemeriksaan laporan keuangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan itu segera diadili.

"Tim penyidik (8/12) telah selesai melaksanakan tahap II, penyerahan tersangka dan barang bukti, dengan tersangka AS dkk pada tim jaksa karena kelengkapan berkas perkara dinyatakan memenuhi syarat materiil dan formil," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (9/12/2022).

Ali menjabarkan berkas perkara dan para tersangka yang dilimpahkan antara lain Kepala BPK Sultra Andy Sonny, Pemeriksa pada BPK Perwakilan Provinsi Sulsel Yohanes Yohanes Binur Haryanto Manik, mantan Pemeriksa Pertama BPK Perwakilan Provinsi Sulsel/Kasubbag Humas dan Tata Usaha BPK Perwakilan Provinsi Sulsel Wahid Ikhsan Wahyudin, serta Pemeriksa pada Perwakilan BPK Provinsi Sulsel/Staf Humas dan Tata Usaha Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel Gilang Gumilar.

Para tersangka ditahan selama 20 hari. Jaksa KPK, kata Ali, memiliki waktu 14 hari untuk melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Dalam waktu 14 hari kerja, segera dilakukan pelimpahan berkas perkara dan surat dakwaan oleh tim jaksa ke Pengadilan Tipikor," ujar Ali.

Adapun perkara ini merupakan pengembangan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menduga para tersangka di kasus pengembangan ini menerima suap senilai Rp 2,8 miliar.

Adapun tersangka yang telah ditetapkan KPK adalah:

Sebagai pemberi:
- Edy Rahmat selaku Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai penerima:
- Andy Sonny selaku Kepala Perwakilan BPK Sulawesi Tenggara/mantan Kasuauditorat Sulsel I BPK Perwakilan Provinsi Sulsel;
- Yohanes Binur Haryanto Manik selaku Pemeriksa pada BPK Perwakilan Provinsi Sulsel;
- Wahid Ikhsan Wahyudin selaku mantan Pemeriksa Pertama BPK Perwakilan Provinsi Sulsel/Kasubbag Humas dan Tata Usaha BPK Perwakilan Provinsi Sulsel; serta
- Gilang Gumilar selaku Pemeriksa pada Perwakilan BPK Provinsi Sulsel/Staf Humas dan Tata Usaha Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel.

Akibat perbuatannya, keempat pegawai BPK itu disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Edy sebagai pemberi disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(mha/whn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT